Nusantaraterkini.co, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) mengancam akan menghilangkan tantiem ke komisaris dan direksi Bank Sumut jika tidak mampu mengurangi beban oprasional pendapatan operasional (BOPO) yang sangat timggi.
Hal itu dikatakan Gubernur Sumut M Bobby Afif Nasution saat acara konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/10/2025).
Baca Juga : Bank Sumut Raih Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera
Bobby Nasution mengatakan, BOPO dari Bank Sumut saat ini masih sangat terlalu tinggi sehingga tidak efisien untuk menjalankan perekonomian yang ada.
“BOPOnya ini masih diangka diatas 70 persen 78 persen bahkan BOPO di bank syariahnya sangat tinggi 90 persen persen itu biaya oprasional, jadi ini saya minta angka boponya diturunkan," ucap orang nomor satu di Sumut.
Mantan kader PDIP ini mengancam Tantiem para komisaris dan direksi Bank Sumut akan segera dipotong jika tidak mampu mengurangi BOPO Bank Sumut tersebut, sesuai dengan langkah Presiden untuk mengefisiensi anggaran.
Baca Juga : Bobby Nasution Beri Stimulus Kredit untuk Rumah Bersubsidi bagi MBR
“Kalau bapak Presiden (Prabowo Subianto) kemarin menyampaikan di BUMN itu akan dihilangkan tantiem (bonus tahunan diberikan kepada komisaris atau direksi) , ini bisa kita pikirkan juga (BUMD di Sumut) kalau BOPOnya tak bisa kalian turunkan (tantiem akan dihilangkan),” tegasnya.
Bobby menyampaikan, hal ini sebelumnya sudah disampaikannya kepada komisaris Bank Sumut terkait tingginya BOPO Bank Sumut agar segera diturunkan, jika tidak ada perubahan pihaknya akan menghapuskan tantiem.
Baca Juga : PERMAK Ungkap 10 Item Temuan Masalah Kredit Bank Sumut, Gubsu Bobby Diminta Lakukan Evaluasi Kinerja
Hal ini bukan berlaku untuk Bank Sumut saja tapi semua BUMD dibawah Pemerintahan Provinsi Sumut harus menurunkan BOPOnya .
“Kalau tak bisa, bonus bonus kayak gitu yang terlalu tinggi ya kita berlakukan di BUMD yang ada di Sumut, karena itu ini sudah saya sampaikan ke komisaris,” katanya.
(Cw3/nusantaraterkini.co)
