Nusantaraterkini.co, TOKYO - Satu orang tewas diduga akibat sengatan panas atau heatstroke di Prefektur Gifu, Jepang tengah, ketika gelombang panas terus melanda sebagian besar negara itu, demikian dilansir media lokal pada Jumat (20/6/2025).
Seorang pria berusia 90 tahun ditemukan tergeletak di sebuah ladang di Kota Ikeda pada Kamis (19/6) sore waktu setempat. Pria itu langsung dilarikan ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia, demikian dilaporkan lembaga penyiaran publik Jepang NHK.
Baca Juga : Jarang Muncul ke Publik, Siapa Istri Putra Mahkota Saudi MbS?
Sementara itu, hingga Kamis pukul 21.00 waktu setempat, sedikitnya 100 orang di Tokyo dengan usia antara 11 hingga 97 tahun terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena diduga mengalami gejala heatstroke, menurut laporan tersebut mengutip pejabat departemen pemadam kebakaran setempat.
Para pejabat itu mengatakan bahwa, dari 100 orang tersebut, satu di antaranya berada dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya mengalami kondisi serius.
Menurut Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA), suhu melonjak di banyak area di seluruh Jepang pada Kamis akibat adanya sistem tekanan tinggi yang menyelimuti area yang luas, dengan suhu di beberapa lokasi bisa mencapai 35 derajat Celsius atau bahkan lebih selama tiga hari berturut-turut.
Baca Juga : Tetap Menikah karena Hamil Duluan Meski Suaminya Tak Cinta, Nasib Wanita Ini Berakhir Menyedihkan
Suhu 30 derajat Celsius atau lebih tinggi tercatat di 598 lokasi, atau sekitar dua pertiga dari 900 lebih titik pengamatan di seluruh Jepang, sementara suhu 35 derajat Celsius atau lebih tinggi tercatat di 56 lokasi, menurut JMA.
Baca Juga : Puing Pesawat Alaska Berhasil Ditemukan, Semua Penumpang Dilaporkan Tewas
(fer/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Baca Juga : 84 WNI Korban Penipuan Online di Myanmar Kembali ke Tanah Air
