Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ganti Joshua Zirkzee Lebih Awal, Ruben Amorim Ciptakan Ketegangan Baru di Man United

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Diogo Dalot, Andre Onana, dan Joshua Zirkzee bereaksi setelah kebobolan dalam pertandingan Man United vs Bournemouth pada pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (22/12/2024). (AFP/DARREN STAPLES)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ruben Amorim kini menciptakan ketegangan baru di Manchester United. Satu pemain telah bergabung dengan "geng" Marcus Rashford.

Performa Manchester United pada musim 2024-2025 ini terus-menerus mengecewakan. Di Liga Inggris, Setan Merah terperosok ke posisi ke-14 dengan total 22 poin dari 19 pertandingan.

Selisih gol mereka pun saat ini berada di angka -5, menunjukkan lebih banyak kebobolan dibandingkan mencetak gol.

Baca Juga : Kontroversi Pergantian Cepat Zirkzee, Kata Amorim demi Kebaikan Man United

Terbaru, mereka harus menelan kekalahan dari Newcastle United dengan skor 0-2 pada matchweek ke-19 yang berlangsung di Stadion Old Trafford pada 30 Desember 2024.

Situasi krisis yang dihadapi oleh Manchester United memunculkan spekulasi mengenai nasib mereka pada akhir musim ini.

Berdasarkan data dari Opta Joe, tim yang berada di peringkat 14 pada akhir tahun memiliki risiko tinggi untuk terdegradasi pada akhir musim. 

Setidaknya, sudah ada empat klub yang terdegradasi setelah finis di posisi 14 saat pergantian tahun, termasuk Newcastle United dan Burnley.

Baca Juga : Berkat Pengamatan dan Taktik Fabregas, Como 1907 Menjauh dari Zona Merah Liga Italia

Terbaru, Leeds United pun mengalami hal serupa pada musim 2022-2023. Kondisi buruk Manchester United semakin diperparah dengan munculnya masalah baru.

Masalah ini terkait dengan hubungan antara Ruben Amorim dan salah satu pemainnya, Joshua Zirkzee. Pandit sepak bola, Nigel Reo-Coker, mengungkapkan hubungan antara Zirkzee dan Amorim tidak dalam kondisi baik.

Perpecahan ini bermula dari keputusan Amorim untuk menarik Zirkzee lebih awal saat melawan Newcastle United.

Reo-Coker menyatakan keputusan tersebut bisa mengakibatkan hilangnya rasa hormat Zirkzee terhadap Amorim.

"Ini adalah pengalaman yang sulit bagi seorang pemain dan pil pahit yang harus ditelan Ruben Amorim,” ujar Reo-Coker, seperti dikutip dari Sportbible.

"Sebagai seorang pemain, ketika Anda mengalami momen seperti itu, Anda harus memikirkan unsur manusiawi," katanya.

"Dia akan melihat Ruben Amorim dan tidak akan pernah memercayainya lagi. Dia akan dapat melihatnya dan berkata 'selamat pagi bos' tetapi dia tidak akan memiliki rasa hormat kepadanya di lubuk hatinya,” katanya.

"Ini adalah pengakuan dari Amorim bahwa dia telah membuat tim ini salah," tuturnya.

“Dia harus mencoba untuk memperbaiki hubungan itu karena dia mungkin harus kembali kepadanya pada suatu saat nanti dan membuatnya kembali bermain dan berkompetisi,” tambahnya.

Masalah ini menambah panjang daftar pemain yang terlibat konflik dengan Amorim.

Sebelumnya, Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho juga dilaporkan mengalami masalah serupa, meskipun mereka kini dikabarkan sudah mulai memperbaiki hubungan dengan Amorim. (rsy/nusantaraterkini.co)