Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dua Jamaah Salat Idul Fitri Tewas Tertimpa Pohon

Editor:  hendra
Reporter: Ragil
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dua Jamaah Salat Idul Fitri di Pemalang Tewas Tertimpa Pohon. (Ragil/nusantaraterkini.co)

nusantaraterkini.co, PEMALANG - Sebuah pohon beringin besar yang tumbuh di depan Masjid Agung Pemalang, roboh dan menimpa beberapa Jamaah salat Idul Fitri, pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat.

Pohon Beringin dengan perkiraan usia antara 60- 70 tahun tersebut menimpa 19 orang jamaah. Dua diantaranya dikabarkan meninggal dunia dan satu kritis.

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo mengatakan kejadian pohon tumbang terjadi sesaat sebelum Iqamah salat Idul Fitri berkumandang di Alun-alun Kabupaten Pemalang. Karena ramainya jamaah di Masjid Agung Pemalang hingga melebar ke bahu-bahu jalan yang berada di lokasi membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa pohon beringin.

Baca Juga : Pohon Tumbang Timpa Kantor Pos di Medan, Diduga Akibat Angin Kencang

"Kronologi penyebabnya masih kita lakukan penyelidikan, tetapi total korban ada 19 orang dan dua meninggal dunia. Kita imbau masyarakat bebih berhati hati ketika memakirkan mobil atau beraktivitas jangan terlalu dekat dengan pohon besar," terangnya.

Korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Harapan Sehat Pemalang dan Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, korban meninggal dunia yaitu Rasmono (42) yang langsung meninggal di lokasi dan Anita Rahmawati (39) korban meninggal di Rumah Sakit Harapan Sehat. 

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang langsung meninjau korban di Rumah Sakit menuturkan Pemkab akan meninjau ulang tata kota terutama pohon-pohon tua di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kejadian serupa dan memperindah Kota Pemalang.

Baca Juga : Pembunuhan Mahasiswa di Halaman Masjid Agung Sibolga, Tiga Pelaku Ditangkap

"Saya turut berdukacita untuk korban yang meninggal dunia dan luka-luka. Ini jadi evaluasi kita (Pemkab) tentang tata kota," ucapnya.

Sementara itu, Heri (42) saksi mata yang berada di lokasi menuturkan bahwa semua korban yang tertimpa pohon tumbang tidak dapat menyelamatkan diri karena ramainya jamaah. Bahkan banyak sajadah jamaah masih di lokasi ketika petugas BPBD, Damkar, dan PMI mengevakuasi batang pohon yang roboh.

(Ragil/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Tak Lekang Oleh Zaman, Sepeda Antik Terus Dikenalkan Oleh Kosti Pemalang