Dua Agenda Besar Pemko Medan: Imlek Fair 21 Februari, Ramadan Fair 25 Februari
Pemko Medan siapkan dua agenda besar, Harmoni Imlek 2026 pada 21 Februari di Kesawan dan Ramadan Fair ke-XX mulai 25 Februari di Taman Sri Deli.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Pemerintah Kota Medan tengah mematangkan persiapan dua perhelatan budaya dan religi berskala besar yang akan mewarnai wajah kota dalam waktu dekat. Ramadan Fair ke-XX dijadwalkan kembali menyapa warga di Taman Sri Deli mulai 25 Februari mendatang, sementara perayaan Harmoni Imlek 2026 akan dipusatkan di kawasan bersejarah Kesawan pada 21 Februari.
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa kedua agenda ini harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, bukan sekadar seremoni rutin tahunan. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota, Kamis (19/2/2026), Zakiyuddin memberikan instruksi tegas terkait standarisasi kenyamanan pengunjung. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap tarif parkir dan harga kuliner agar tetap ramah di kantong masyarakat.
“Jangan sampai minat masyarakat menurun karena tarif parkir yang mahal serta harga makanan tenant yang tidak terjangkau. Ini harus diatur dengan baik agar masyarakat nyaman berkunjung,” tegas Zakiyuddin.
Ramadan Fair tahun ini diproyeksikan tampil beda dengan kurasi tenant yang lebih ketat. Selain menonjolkan kualitas rasa kuliner UMKM, nuansa religius akan diperkuat dengan kehadiran qari-qari terbaik kota untuk mengisi suasana syiar Islam di jantung Kota Medan. Berlangsung hingga 16 Maret, acara ini juga akan dimeriahkan oleh kompetisi religi seperti Pildacil dan tahfiz, hingga bazar Kriya dari 21 kecamatan yang memperebutkan piala Ketua Dekranasda Medan.
Sementara itu, perayaan Harmoni Imlek 2026 di Jalan Kesawan akan mengalami penyesuaian waktu yang unik. Mengingat pelaksanaannya bertepatan dengan bulan suci, agenda ini baru akan dimulai pukul 21.00 WIB atau setelah salat Tarawih usai.
Dua event ini diharapkan menjadi potret nyata toleransi di Medan, di mana pertunjukan Barongsai, tarian oriental, dan alunan kecapi akan bersanding harmonis dengan aktivitas Car Free Night (CFN). Melalui integrasi dua acara besar ini, Pemko Medan ingin menciptakan ruang publik yang inklusif sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.
"Target akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM lokal serta memberikan hiburan berkualitas yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersamaan dalam keberagaman," sebut Zakiyuddin.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKasus Jalan dan DJKA di Sumut, GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
NEWS VIDEODorong UMKM Naik Kelas, Kemenparekraf Bersama Komisi VII DPR RI Perkuat Ekosistem Creative Hub Simalungun
Fadli Tara·26 menit yang lalu -
SUMSELPemkot Palembang Terima Dana Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla dan Asap
Rozie Winata·44 menit yang lalu -
SUMSELBMKG Ungkap Penyebab Hujan Ringan di Palembang: Hasil Dinamika Atmosfer dan OMC
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALKawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALCekcok Berujung Maut, Polres Muratara Tangkap Satu Pelaku Pengeroyokan di Rawas Ilir
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLALaga Liverpool vs Brighton Terancam Ditunda Akibat Cuaca Buruk
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPicu Tabrakan Beruntun usai Tabrak Lari, Pengemudi Mobil Denza Tersangka
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGerebek Sarang Narkoba di Medan Maimun,15 Orang Positif Narkotika Diciduk Polda Sumut
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPSPS Riau Menang 3-2 atas Persikad Depok Lewat Gol Menit Akhir
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan