DPR Soroti 72 Tersangka Karhutla, Audit Korporasi Dinilai Jadi Solusi
DPR mendesak pemerintah mengaudit korporasi yang terlibat karhutla setelah 72 tersangka ditetapkan Bareskrim Polri di Sumatera dan Kalimantan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah segera melakukan audit korporasi terhadap seluruh perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri.
Alex menilai audit korporasi penting untuk memastikan penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api dan penindakan pelaku di lapangan, tetapi juga menyasar pihak yang bertanggung jawab di tingkat pengambil keputusan.
“Audit korporasi ini menjembatani celah antara peristiwa kebakaran di lapangan dengan pertanggungjawaban di tingkat pengambil keputusan. Dengan audit, kita tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memadamkan niat untuk membakar,” tegas Alex, Senin (24/8/2026).
Desakan politisi Fraksi PDIP DPR RI itu disampaikan merespons penetapan 72 tersangka kasus karhutla oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersebut merupakan hasil penanganan 89 laporan polisi di sembilan wilayah hukum Polda yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan.
Sembilan wilayah tersebut yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, dan Kalimantan Utara.
Menurut Alex, praktik pembakaran lahan oleh korporasi dapat dihentikan secara permanen apabila setiap perusahaan mengetahui bahwa aktivitasnya akan diawasi dan diaudit secara ketat, transparan, serta dikenai sanksi tanpa pandang bulu.
“Oleh karena itu, pemerintah harus mewajibkan audit korporasi sebagai bagian dari perpanjangan izin usaha setiap tahun. Inilah solusi nyata yang selama ini terabaikan,” ujar
Alex yang juga Ketua DPD PDIP Sumatera Barat. Ia mengatakan audit korporasi juga dapat menjadi instrumen untuk mengungkap aktor intelektual di balik terjadinya titik-titik api karhutla.
Alex mengingatkan, Indonesia pernah mengalami bencana karhutla besar pada 1997-1998. Saat itu, sekitar 9 juta hektare lahan di Pulau Kalimantan dilanda kebakaran dan menimbulkan dampak lingkungan yang luas di kawasan Asia Tenggara.
“Dari audit korporasi, kita juga bisa memastikan kepatuhan terhadap perizinan dan rencana kerja memang benar-benar dilaksanakan atau sekadar menjadi dokumen administratif,” jelasnya.
Menurut Alex, penerapan audit secara menyeluruh juga dapat menciptakan efek jera sekaligus memastikan keadilan hukum dalam penanganan karhutla. Audit, kata dia, dapat memberikan gambaran akurat mengenai kerugian ekonomi dan lingkungan yang ditimbulkan akibat kebakaran.
Selain itu, audit korporasi dinilai dapat membantu memutus rantai pasokan sekaligus insentif ekonomi yang mendorong praktik pembakaran lahan.
“Sembari melakukan audit korporasi, kita juga mendesak pengawasan terpadu terhadap pembukaan lahan perkebunan, sebagai langkah antisipasi dalam jangka pendek,” tegas Alex.
Di sisi lain, Alex meminta pemerintah memperkuat insentif bagi perusahaan maupun masyarakat yang melakukan pembukaan lahan tanpa metode pembakaran.
Insentif tersebut, menurutnya, dapat berupa subsidi alat berat, akses kredit lunak, hingga kemudahan perizinan bagi perusahaan yang terbukti menerapkan praktik ramah lingkungan.
“Masyarakat juga perlu diberikan pelatihan tentang teknik pembukaan lahan mekanis. Dengan demikian, mereka tidak ikut tergoda untuk membakar,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NASIONALMenhan Sjafrie Kumpulkan Pejabat Kemhan Bahas Potensi Ancaman Strategis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Gelar Subuh Keliling dan Bagikan 300 Sembako di Gandus
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKalahkan TLID 3-2, NAVI Melaju Grand Final MPL ID Season 18
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan