Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPD Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Catat Rekor 20 Kali Berturut-turut

DPD Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Catat Rekor 20 Kali Berturut-turut

Bagikan:
Sekretaris Jenderal DPD Mohammad Iqbal menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Ketua BPK RI Isma Yatun di Kantor BPK RI, Jakarta, Selasa (4/8/2026). DPD RI kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-20 secara berturut-turut sejak 2006. (Foto:Istimewa)
Sekretaris Jenderal DPD Mohammad Iqbal menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Ketua BPK RI Isma Yatun di Kantor BPK RI, Jakarta, Selasa (4/8/2026). DPD RI kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-20 secara berturut-turut sejak 2006. (Foto:Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – (DPD) RI kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian () dari (BPK) RI atas . Raihan ini menjadi opini WTP ke-20 yang diterima DPD RI secara berturut-turut sejak 2006.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan Ketua , Isma Yatun, kepada Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, di Kantor BPK, Selasa (4/8/2026).

mengatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh jajaran Sekretariat Jenderal DPD RI dalam menjaga pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Alhamdulillah, capaian Opini yang ke-20 secara berturut-turut ini menjadi bukti komitmen seluruh jajaran Sekretariat Jenderal DPD RI dalam menjaga pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan kepada DPD RI," kata Iqbal.

Ia menegaskan DPD RI akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK secara tepat waktu dan berkelanjutan guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Menurut Iqbal, hasil pemeriksaan BPK juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.

"Melalui sinergi yang erat antara dengan seluruh kementerian dan lembaga, diharapkan pengelolaan keuangan negara semakin berkualitas, akuntabel, serta mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan terpercaya," ujarnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru