Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPD Dorong Kemendagri dan Kemensos Perkuat Pengawasan Perlinsos

DPD RI meminta Kemendagri dan Kemensos memperkuat pengawasan perlindungan sosial serta layanan digital agar menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyoroti kendala pelaksanaan program perlindungan sosial di daerah dan meminta pemerintah memastikan pelayanan menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil. Senin (5/10/2026) (Foto: dok/dpd)
Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyoroti kendala pelaksanaan program perlindungan sosial di daerah dan meminta pemerintah memastikan pelayanan menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil. Senin (5/10/2026) (Foto: dok/dpd)
A A

Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ€“ Ketua Komite III DPD Filep Wamafma meminta Kementerian Dalam Negeri () dan Kementerian Sosial () memperkuat supervisi dan koordinasi agar pelaksanaan program perlindungan sosial serta transformasi digital pemerintah berjalan efektif hingga tingkat distrik dan kampung.

Filep menilai pelaksanaan program di daerah masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kondisi geografis, keterbatasan jaringan internet dan wilayah blank spot, minimnya tenaga pendamping, proses registrasi, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, Manokwari Selatan menjadi salah satu contoh persoalan tersebut. Berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 12.077 keluarga dalam data sasaran per Mei 2026, sementara proses registrasi di lapangan hanya didukung sekitar lima pendamping PKH.

โ€œManokwari Selatan adalah salah satu contoh bagaimana persoalan geografis dan keterbatasan akses dapat memengaruhi pelaksanaan program. Ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah agar masyarakat tidak kehilangan hak atas pelayanan dan perlindungan sosial,โ€ ujar Filep, Senin (5/10/2026).

Senator Papua Barat itu meminta kepala daerah mengambil peran aktif dengan mengoordinasikan Dinas Sosial, Dukcapil, pemerintah distrik, pemerintah kampung, pendamping PKH, dan sektor terkait untuk mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.

Filep juga menekankan pentingnya pemutakhiran dan verifikasi data sosial-ekonomi hingga tingkat kampung agar berbagai program pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan hingga perlindungan sosial, tepat sasaran.

โ€œKami mendorong turun langsung melakukan supervisi secara rutin dan evaluasi berkala. Jika ada masalah di lapangan, harus ada tindak lanjut,โ€ tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah menyiapkan mekanisme offline atau hybrid bagi masyarakat di wilayah blank spot agar keterbatasan jaringan tidak menjadi hambatan dalam registrasi dan pemutakhiran data.

โ€œDigitalisasi harus mempermudah, bukan menjadi penghalang. Kalau jaringan tidak tersedia, pemerintah harus hadir melalui pelayanan langsung,โ€ ujarnya.

Filep berharap memastikan kepala daerah bergerak, sementara Kemensos memperkuat supervisi dan evaluasi sehingga program pemerintah pusat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat hingga ke wilayah terpencil.

โ€œPemerintah harus hadir sampai kepada keluarga yang paling membutuhkan, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan blank spot,โ€ pungkasnya.ย 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait