Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dorong Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Digital Inspektorat Asahan Sosialisasi KDPPD

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Inspektorat Pembantu Muhammad Okto Zainuddin Siregar (kiri) dan Inspektur Pemkab Asahan Zulkarnain SH. (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, ASAHAN - Inspektorat Kabupaten Asahan sukses menyelenggarakan Sosialisasi Konsultasi Digital Penyelenggara Pemerintah Daerah (KDPPD).

Kegiatan yang berlangsung sejak 24 Juni hingga 2 Juli 2025 di Aula Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Asahan ini merupakan salah satu aksi perubahan yang diinisiasi oleh Muhammad Okto Zainuddin Siregar, SE, MSi, CGCAE, Inspektur Pembantu di Inspektorat Kabupaten Asahan.

Dibuka secara resmi oleh Inspektur Kabupaten Asahan, Zulkarnain, SH, sosialisasi ini menargetkan seluruh dinas/OPD, kecamatan, kelurahan dan pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Asahan.

M Okto Zainuddin Siregar mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi.

BACA JUGA: KAI Divre I Sumut Sosialisasi Bahaya Pelemparan Kereta Api di Petak Jalan Medan-Binjai

"Platform KDPPD dirancang sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan konsultasi daring antara OPD dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta pihak terkait lainnya," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (6/7/2025).

Menurutnya, beberapa tujuan utama dari kegiatan ini meliputi meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai mekanisme konsultasi digital.

 

Mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

 

Kemudian membangun budaya kerja kolaboratif dan transparan melalui kanal komunikasi resmi.

 

Tak hanya itu, KDPPD diharap meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan internal, juga mendukung penguatan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) berbasis digital.

BACA JUGA: Masa Liburan, BGN Diminta Sosialisasikan Mekanisme Distribusi MBG

 

"Kemudian mempersiapkan perangkat daerah menghadapi tantangan digitalisasi pemerintahan," terangnya.

Dalam sosialisasi ini, para peserta diberikan penjelasan komprehensif tentang cara penggunaan sistem, mekanisme pengajuan konsultasi, standar waktu pelayanan, serta integrasi data.

Menurut Okto, Pemkab Asahan berharap KDPPD akan menjadi momentum penting dalam membangun budaya kerja digital, efisiensi komunikasi antar perangkat daerah dan peningkatan akuntabilitas birokrasi. 

"Dengan optimalisasi fasilitas konsultasi digital ini, diharapkan terwujud pemerintahan yang terbuka, partisipatif dan akuntabel, sejalan dengan visi Kabupaten Asahan dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan berintegritas," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)