Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ditpolairud Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Solar Ilegal

Ditpolairud Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Solar Ilegal

Tim Ditpolairud Polda Sumsel saat menyambangi lokasi penyelundupan sekitar 21 ton solar ilegal di Dermaga PT Payung Samudera, Gandus, Palembang pada, Rabu (8/7/2026). (Foto: dok Polda Sumsel)
Tim Ditpolairud Polda Sumsel saat menyambangi lokasi penyelundupan sekitar 21 ton solar ilegal di Dermaga PT Payung Samudera, Gandus, Palembang pada, Rabu (8/7/2026). (Foto: dok Polda Sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, - menggagalkan penyelundupan sekitar 21 ton solar ilegal di , , Palembang pada, Rabu (8/7/2026) malam.

Polisi menangkap lima orang pelaku saat memindahkan minyak dari truk modifikasi ke kapal tugboat, tersangka yang ditangkap yakni berinisial T, AS, H, F, dan MI.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personel Ditpolairud dalam melakukan pengawasan secara berkelanjutan. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang memanfaatkan jalur perairan untuk mendistribusikan ,” ujar , dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (9/7/2026).

Ia mengatakan jika petugas memergoki aktivitas ilegal tersebut sekitar pukul 21.00 WIB saat patroli rutin di jalur perairan Sungai Musi.

Selain mengamankan para pelaku, polisi menyita dua unit truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BG 8481 IB dan BG 8105 DH yang bermuatan 11 ton serta 10 ton solar olahan.

“Petugas juga menyita mesin pompa alkon, selang 30 meter, dan tiga kapal tugboat. Kapal yang ikut diamankan di lokasi dermaga tersebut adalah TB Birdie, TB Davis, dan TB Eagle yang diduga kuat menjadi penampung minyak sulingan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan jika Polda Sumsel akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan, pengangkutan, maupun perniagaan .

“Kejahatan di sektor energi merupakan tindak pidana yang berdampak luas terhadap perekonomian negara dan masyarakat,” imbuhnya.

Kini seluruh tersangka telah ditahan di Markas Ditpolairud Polda Sumsel guna penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul minyak. Polisi meminta masyarakat untuk melapor jika melihat aktivitas serupa.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas serupa sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait