Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ditengah Bencana, Warga Aceh Tamiang Tetap Antusias Berburu Daging Kebutuhan Meugang

Editor:  hendra
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah warga saat tengah berbelanja daging kebutuhan Meugang di Pasar Tradisional Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (18/2/2026) siang. (foto : muhammad alfi/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Meski tengah dihadapi dengan situasi keterbatasan pascabencana alam banjir bandang, sejumlah warga di Kabupaten Aceh Tamiang, tetap antusias rayakan tradisi meugang untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Hal ini terlihat di Pasar Tradisional Kuala Simpang, Jalan Medan - Banda Aceh, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Dimana, sejumlah warga antusias berbelanja kebutuhan seperti daging sapi untuk kebutuhan meugang, Rabu (18/2/2026) siang.

Suprianto, salah seorang pedagang daging di Pasar Kualasimpang mengatakan, meski sedikit mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, namun untuk antusias warga berbelanja daging untuk kebutuhan meugang masih cukup banyak.

Baca Juga : Duka Bencana tak Kunjung Usai, Warga Aceh Tamiang Rayakan Meugang Dalam Posko Pengungsian 

"Kalau untuk di Tamiang sendiri ya memang ada penurunan dari biasanya. Kemungkinan, ini karena memang perekonomian masih belum pulih dan adanya bantuan daging sapi di posko-posko pengungsian untuk kebutuhan meugang," ungkap Suprianto.

Sementara itu, untuk harga daging sapi jelang Ramadan di pasar Kualasimpang saat ini mengalami sedikit kenaikan dari yang biasanya dijual dengan harga Rp130.000 per kilogram menjadi Rp150.000 per kilogramnya.

"Kalau untuk harga memang ada kenaikan, biasa per kilonya itu Rp130 ribu. Hari ini naik menjadi Rp150 ribu per kilogramnya," ujar Suprianto.

Baca Juga : Pulihkan Aceh Tamiang, Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa

Tradisi meugang sendiri, merupakan kebiasaan yang dilakukan masyarakat Aceh khususnya yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Dimana, pada perayaan meugang, biasanya masyarakat Aceh kerap berbelanja daging sapi maupun daging kambing untuk diolah menjadi masakan yang nantinya dihidangkan dan di makan bersama keluarga.

(Cw4/Nusantaraterkini.co).