Debu Proyek Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan Mengkhawatirkan Kesehatan Siswa
Debu Proyek Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan Mengkhawatirkan Kesehatan Siswa
Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara mendapatkan sorotan tajam, lantaran dinilai tidak ramah lingkungan, Senin (11/5/2026).
Pasalnya, Sekolah Dasar (SD) Swasta yang berada di sekitar lokasi pembangunan SR, secara resmi melayangkan surat protes kepada perusahaan pengembang pembangunan milik Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang sedang dikerjakan ini.
Sekolah Yayasan Disafa Mis Tahfidzul Qur'an Darun Najah Padangsidimpuan salah satu guru Nasrun Nasution mengatakan ini kan sekolah kita ini dekat pembangunan Sekolah Rakyat jadi ternyata debu - debu dan tanah nya itu lengket di jalan. Jadi angin nya berikut debu masuk ke sekolah sehingga aktivitas pembelajaran siswa-siswi terganggu.
"Bisa dilihat juga, lapangan kita di sekolah biasanya bersih dan bisa untuk upacara dengan shalat berjamaah, kalau seperti ini keadaan berdebu. Khawatir la kami sama anak - anak kegiatan mengajar dan kesehatan juga," ungkap Nasrun Nasution.
Nasrun Nasution mengatakan memang ada orang tua siswa ngeluh, mengenai pembangunan Sekolah Rakyat dan pihaknya juga sudah melayangkan surat ke pihak Sekolah Rakyat dan sampai saat ini belum ada respon ke sekolah.
"Kami pun hanya menyiram debu yang di jalan dari pembangunan Sekolah Rakyat, untuk aktivitas pembelajaran anak siswa-siswi pukul 7.30 WIB sampai pukul 15.00 WIB bahkan ada juga sampai 16.00 WIB sampai dijemput orang tua siswa-siswi," jelas Narsun Nasution.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Padangsidimpuan rampung pada 2026.
Bobby berharap, pada tahun ajaran baru Juli 2026, sekolah tersebut sudah dapat menerima siswa baru.
"Pembangunan sekolah rakyat telah dimulai sejak akhir 2025 lalu. Ditargetkan selesai tahun ajaran baru, bulan Juli ditargetkan sudah bisa menerima siswa-siswi baru," harap Bobby
Sekilas, Bobby menyampaikan SR ini merupakan program pemerintah pusat yang telah berjalan sejak 2025. Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan gratis dan berkualitas.
(ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALPemerintah Pastikan Cadangan BBM Nasional Tetap Terjaga, Tersedia 16-20 Hari
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KOTA MEDANMahasiswa USU Desak Transparansi Tender LPJU Dishub Medan, Soroti 3 Paket Pengadaan Bernilai Rp12,31 Miliar
4 jam yang lalu -
PERISTIWASatu Unit Mobil Diduga Bawa Minyak Solar Terbakar di Padangsidimpuan
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
EKONOMICapaian Investasi Januari-September 2026 Sentuh Rp1.539,2 Triliun, Rosan: Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
EKONOMIOJK Pacu Reformasi Pasar Modal: Transparansi Diperkuat, Pelanggaran Ditindak Tegas
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
PERISTIWAGayo Lues Digoyang Gempa Tektonik M4.3, Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatra
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
KRIMINALDisorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Pelaku Disebut Pekerja EPSON dan TP2D Kabupaten Bekasi
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
NEWS VIDEOBuntut Wartawan Dikeroyok, Kompolnas Minta Polda Sumsel tak Tebang Pilih
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
SUMUTKapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deliserdang
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
KRIMINALPolresta Deliserdang Gerebek Rantau Panjang, Enam Orang Diamankan
Rozie Winata·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan