Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bulog Sumsel Babel Salurkan 26 Ribu Ton Beras SPHP hingga Agustus 2026

Bulog Sumsel Babel menyalurkan 26 ribu ton beras SPHP hingga Agustus 2026 dan memperketat pengawasan harga agar tetap sesuai HET.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Ihsan saat diwawancarai langsung di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Ihsan saat diwawancarai langsung di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Perum Bulog Kantor Wilayah dan berhasil menyalurkan sekitar 26 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga (SPHP) hingga Agustus 2026 guna menjaga keterjangkauan harga dan stabilitas pasokan pangan di tingkat masyarakat.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Ihsan menyampaikan jika realisasi tersebut sudah mendekati target yang dipatok pemerintah sebesar 33.300 ton hingga akhir tahun.

Ihsan menyebut jika pihaknya telah mengajukan penambahan kuota ke pemerintah pusat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

"Khusus SPHP, kita dikasih target sampai Desember nanti 33.300 ton. Saat ini sudah mencapai 26.000 ton. Kita sudah minta alokasi tambahan apabila nanti sampai Desember memang dibutuhkan, kita siap tambah," ujar Ihsan, Kamis (27/8/2026).

Guna mempercepat distribusi, menggandeng serta memberikan pendampingan teknis penggunaan aplikasi Klik SPHP bagi para calon mitra pedagang dan koperasi.

Ia mengatakan jika langkah ini diambil agar beras bersubsidi tersebut dapat menjangkau konsumen secara lebih luas dan efisien.

"Yang agak sulit, kurang paham, kita ajarin di sini. Sampai kita, aplikasi Klik SPHP itu kita ajarin," katanya.

Di sisi lain, Ihsan menegaskan pihaknya menerapkan pengawasan ketat dan tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas berupa pencabutan izin bagi pedagang pasar yang mematok harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.

"Bagi masyarakat yang menemukan ada pedagang pasar yang nakal, silakan lapor ke kita. Kita akan tegur dia. Satu, dua, tidak mau juga kita tarik," ucap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru