Bubarkan DPR Bentuk Kekecewaan Publik, Bukan Sekadar Ucapan Emosional
Seruan 'Bubarkan DPR' bukanlah sekadar kalimat emosional untuk membubarkan sebuah institusi negara.
nusantaraterkini.co, BINJAI - Seruan 'Bubarkan DPR' bukanlah sekadar kalimat emosional untuk membubarkan sebuah institusi negara.
Ungkapan ini lahir dari akumulasi kekecewaan publik terhadap berbagai persoalan yang melekat pada lembaga legislatif tersebut. Puncaknya, ketika DPR memutuskan menaikkan tunjangan anggotanya di tengah situasi ekonomi rakyat yang kian sulit, masyarakat melihat hal itu sebagai simbol nyata ketidakadilan sosial dan politik.
"Jelas DPR tidak mementingkan nasib rakyat. Mereka seenaknya saja memutuskan menaikan tunjuangan tanpa berfikir untuk mensejahterakan rakyat yang telah mempercayainya," jelas Randi Permana Kabid HMI Sumut periode 2021-2023, Kamis (28/8/2025).
Lebih jauh, Randi mengatakan, DPR kerap dipersepsikan hanya sibuk membangun pencitraan, mengurus proyek, serta mengutamakan kepentingan pribadi dan partai politik dibanding memperjuangkan suara rakyat.
"Fungsi representasi yang seharusnya menjadi roh utama lembaga legislatif semakin memudar. Aspirasi rakyat sering kali tidak terartikulasi secara utuh, melainkan tereduksi menjadi agenda segelintir elite," bebernya.
Fenomena ini, kata Randi, memunculkan krisis representasi yang akut. DPR, yang secara konstitusional mestinya menjadi penyalur kehendak rakyat, justru menjauh dari rakyat itu sendiri.
"Akibatnya, kepercayaan publik runtuh, dan muncul gagasan radikal berupa seruan pembubaran DPR. Dengan kata lain, seruan tersebut bukan sekadar bentuk kemarahan, melainkan manifestasi kekecewaan mendalam terhadap lembaga yang dianggap gagal menjalankan mandatnya sebagai wakil rakyat," tutupnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAResmi Dijual! Ini Daftar Harga dan Cara Beli Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Rozie Winata·18 menit yang lalu -
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan