Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

BNN Sebut Vape jadi Pintu Masuk Narkoba, Komisi III DPR Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR desak evaluasi total distribusi vape usai BNN ungkap temuan vape jadi pintu masuk narkoba

Anggota Komisi III DPR Hasbiallah Ilyas. (Foto: istimewa)
Anggota Komisi III DPR Hasbiallah Ilyas. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional () bahwa rokok elektrik atau telah menjadi pintu masuk penyalahgunaan memantik respons keras dari parlemen. 

Anggota RI, mendesak aparat penegak hukum tidak setengah hati menindaklanjuti temuan tersebut.

Menurut Hasbiallah, pernyataan Kepala RI, Sutudi Ario Seto, bukan sekadar alarm biasa, melainkan peringatan serius atas munculnya pola baru peredaran dan konsumsi di Indonesia.

“Kalau memang dan rokok elektrik faktanya berbahaya sebagai pintu masuk narkoba, maka tentu harus segera ditindak. Ini tidak bisa dibiarkan menjadi isu musiman,” tegasnya, Kamis (19/2/2026).

Hasbiallah menilai, aparat kepolisian dan instansi terkait tidak boleh ragu bertindak apabila ditemukan bukti kuat adanya penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi narkotika maupun zat psikoaktif baru (NPS). 

Ia menegaskan, regulasi terkait narkotika sudah jelas: dalam bentuk apa pun, zat terlarang tidak boleh dikonsumsi.

“Kalau kecurigaan itu benar dan didukung fakta hukum yang kuat, maka aparat jangan sungkan menarik vape dan rokok elektrik dari peredaran. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Hasbiallah juga mengingatkan agar isu ini tidak berhenti pada polemik publik atau perang narasi antara regulator dan pelaku industri. 

Ia mendorong pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan distribusi vape, termasuk memperketat kontrol terhadap cairan (liquid) yang beredar di pasaran.

Menurutnya, pengawasan lemah hanya akan membuka celah baru bagi sindikat narkoba memanfaatkan celah regulasi dan tren gaya hidup anak muda.

“Jangan sampai isu ini hanya menjadi polemik sesaat tanpa langkah nyata. Kalau tidak ditangani cepat dan terukur, kita khawatir justru akan merugikan dan membahayakan lebih banyak orang,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi publik, khususnya kepada generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan zat melalui media apa pun—baik konvensional maupun berbasis teknologi.

Sebelumnya, Kepala BNN RI menyatakan pihaknya menemukan fakta “tak terbantahkan” bahwa vape telah menjadi sarana efektif untuk mengonsumsi narkoba dan NPS. 

Modus ini dinilai semakin sulit terdeteksi karena bentuknya menyerupai perangkat konsumsi nikotin yang legal dan umum digunakan.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru