Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Konsumsi LPG di Sumbagut Diprediksi Naik 3,8 Persen saat Ramadan, Pengawasan Distribusi Diperketat

Editor:  hendra
Reporter: Muhammad Ardiansyah
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Petugas dari Pertamina Regional Sumbagut sedang melakukan pengecekan ketersediaan stok LPG saat Ramadan 2026, Kamis (19/2/2026). (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Aktivitas rumah tangga dan usaha kuliner yang meningkat selama Ramadan 2026, diproyeksikan mendorong lonjakan kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memprediksi konsumsi LPG akan naik sebesar 3,8 persen dibandingkan rerata normal harian. 

Jika pada kondisi normal penyaluran LPG berada di angka 3.733 metrik ton (MT) per hari, maka selama Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan meningkat menjadi 3.874 MT per hari.

Baca Juga : Peringati Malam Nuzulul Quran di Ramadan Fair, Rico Waas Ajak Masyarakat Pedomani Nilai Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari

Area Manager Comm, Rel & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan ini dipicu oleh tingginya kebutuhan rumah tangga serta pelaku usaha mikro dan sektor kuliner yang biasanya melonjak saat bulan puasa.

"Selain memastikan stok dalam kondisi aman, kita juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, agen dan pangkalan LPG guna menjaga distribusi tetap lancar dan tepat sasaran," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Tak hanya itu, pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi juga menjadi perhatian. Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukan dan melakukan pembelian di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai ketentuan pemerintah. 

Baca Juga : Gelar Buka Puasa Bersama, Kapolres Soroti SItuasi Kamtibmas di Batubara

Sementara untuk konsumen non-subsidi, tersedia promo pengisian ulang Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di outlet resmi. Pembayaran menggunakan MyPertamina LinkAja memberikan kesempatan memperoleh cashback hingga Rp25 ribu serta poin loyalitas.

Fahrougi menambahkan, Pertamina juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi melalui Pertamina Call Center di nomor 135.

"Dengan proyeksi kenaikan ini, momentum Ramadan bukan hanya menjadi periode peningkatan konsumsi energi, tetapi juga ujian kesiapan distribusi dan kedisiplinan penggunaan LPG bersubsidi di tengah tingginya permintaan," ucapnya.

Baca Juga : Buka Ramadan Fair XIX 2025, Rico Waas Ingatkan Panitia Hentikan Aktivitas Jual-Beli saat Jam Tarawih

(Cw2/Nusantaraterkini.co).