Ramadan Pertama, Pedagang Takjil di Aceh Tamiang Diserbu Warga
Hari pertama ramadan 1447 Hijriah, sejumlah warga di Aceh Tamiang antusias berburu takjil untuk berbuka puasa, Kamis (19/2/2026) sore.
Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Hari pertama ramadan 1447 Hijriah, sejumlah warga di Aceh Tamiang antusias berburu takjil untuk berbuka puasa, Kamis (19/2/2026) sore.
Meskipun belum sepenuhnya pulih dari bencana banjir bandang, namun kebiasaan warga untuk berburu takjil saat Ramadan masih tetap dilakukan.
Sejumlah pedagang takjil yang telah berjualan sejak pukul 15.00 WIB di depan gerbang komplek perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Jalan Ir. H.Juanda, Kecamatan Karang Baru ini pun langsung diserbu warga yang hendak bersiap untuk berbuka puasa.
Dari pantauan Nusantaraterkini.co di lokasi, sejumlah lapak pedagang yang berjualan takjil ini pun memiliki beragam jenis, mulai dari minuman, kue basah serta mie dan donat.
Yani salah seorang pedagang takjil mengatakan, di momen pertama puasa Ramadan ini, antusias warga untuk berburu takjil tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Meskipun perekonomian masyarakat masih dalam keadaan yang kurang baik akibat bencana banjir, namun untuk jumlah pembeli takjil sendiri masih cukup ramai.
"Alhamdulillah, walaupun masih dalam keadaan bencana seperti ini jumlah pembeli yang ada cukup ramai. Bahkan, lebih ramai dari tahun sebelumnya," ungkap Yani, Kamis (19/2/2026) sore.
Selain itu, Yani juga mengatakan, jika harga takjil yang dijualnya beragam. Misalnya, untuk harga kue basah sendiri dijual dengan harga mulai dari seribuan. Sementara untuk mie dan es dijual mulai dari harga lima Rp5000 hingga Rp10.000 per porsinya.
"Untuk harganya relatif, mulai dari seribuan, lima ribuan hingga sepuluh ribu untuk jenis mie dan minuman es," jelasnya.
Sementara itu, Sindi sala seorang warga Aceh Tamiang mengungkapkan, jika dirinya sengaja berburu takjil guna kebutuhan berbuka puasa bersama keluarga di rumah.
"Iya ini lagi beli takjil untuk buka puasa di rumah, untuk harga takjil di sini cukup murah. Sehingga gak terlalu berat di situasi ekonomi yang masih lemah akibat bencana saat ini," ucapnya.
(Cw4/Nusataraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan