Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bertemu Prabowo, Zelensky Minta Dukungan RI Terhadap Kedaulatan Ukraina

Editor:  hendra
Reporter: Dra
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Singapura Foto: Website Kepresidenan Ukraina

nusantaraterkini.co, MEDAN - Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela gelaran The International Institute for Strategic (IISS) Shangri-La Dialogue 2024 yang diadakan di Singapura, Sabtu (1/6/2024).

Dalam pertemuan itu, Zelensky kembali mengucapkan selamat kepada Prabowo yang terpilih sebagai presiden di Pilpres 2024. Ia pun meminta dukungan Indonesia terhdap kedaulatan Ukraina.

"Kami menantikan dukungan Indonesia terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," kata Zelensky kepada Prabowo.

Baca Juga : Transisi Kepemimpinan, Prabowo Minta Calon Wamen Tancap Gas Kerja Maksimal

Sebelumnya, Prabowo mengajukan proposal perdamaian untuk mengakhiri perang antara Ukraina dan Rusia saat menghadiri konferensi internasional Shangri-La Dialogue di Singapura, pada Juni tahun lalu.

Kala itu, Prabowo menjabarkan sejumlah poin penting dari proposal perdamaian tersebut.

Contohnya seperti gencatan senjata, membangun zona demiliterisasi mundur sejauh 15 km dari posisi terdepan masing-masing pihak, dan menyelenggarakan referendum baru di beberapa wilayah yang diperebutkan untuk memungkinkan warga di sana menentukan nasibnya sendiri.

Baca Juga : Legislator Sebut Pemerintah Baru Punya Peluang Rombak APBN 2025

Adapun soal zona demiliterisasi ini, sambung Prabowo, harus diamati dan dipantau oleh pasukan penjaga perdamaian yang dikerahkan oleh PBB. Dia juga menambahkan, referendum PBB harus diadakan untuk memastikan secara objektif keinginan mayoritas penduduk di wilayah yang disengketakan.

Prabowo juga mengusulkan agar penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina dapat turut menjadi agenda pembahasan dalam Shangri-La Dialogue kali ini.

“Saya mengusulkan agar dialog Shangri-La menemukan deklarasi sukarela yang mendesak Ukraina dan Rusia untuk segera memulai negosiasi perdamaian,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Usai Kerja Prabowo Subianto Datangi Kampung Empang

Kiev pun menolak proposal perdamaian Indonesia secara terbuka. Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov, berpendapat bahwa usulan tersebut merupakan rencana ‘aneh’ dan cenderung berpihak pada Rusia.

“Kedengarannya proposal ini seperti rencana Rusia, bukan rencana Indonesia. Kami tidak butuh mediator ini datang kepada kami [dengan] rencana aneh ini,” kata Rezkinov seperti dikutip dari media Ukraina, Ukrinform, Minggu (4/6/2023).

Ukraina menegaskan kembali tuntutannya agar seluruh pasukan Rusia ditarik dari seluruh wilayah yang diklaim berada di bawah kedaulatannya.

Baca Juga : Harga Emas Spot Naik Tipis 0,1% Bertengger di Level US$3.340,71 Per Troi Ons

Pihaknya mengacu pada referendum ilegal yang dilakukan di empat provinsi yang dianeksasi oleh Rusia pada tahun lalu, yakni Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.