Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Beres Sengketa di MK, Prabowo Akan Bertemu Megawati?

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Nusantaraterkini.co - Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meyakini pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu setelah sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya termasuk yang haqqul yakin pertemuan Prabowo dan Megawati akan terjadi. Elite Gerindra dan elite PDIP sudah kasih kode keras. Kemungkinan dilakukan pasca-sidang MK selesai," kata Adi Prayitno kepada wartawan, Senin (1/4/2024), dikutip dari detikcom.

Adi menyebut Gerindra dan PDIP bahkan mengklaim tak ada masalah satu sama lain. Namun, ia meyakini PDIP hanya memiliki masalah dengan Joko Widodo (Jokowi), yang bahkan menurutnya Megawati sudah menutup komunikasi dengan Jokowi.

Baca Juga : Said Abdullah Desak PT Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil India: Ini Memunggungi Jalan Presiden ​

"Pada saat bersamaan elite-elite Gerindra dan PDIP sama-sama mengklaim tak ada persoalan apapun di antara mereka. Bahwa sempat ada persaingan antarkedua partai di pilpres itu perkara biasa. Lumrah dalam politik. Pada level PDIP mereka mengaku tak ada kendala apapun dengan Prabowo, PDIP itu hanya ada problem serius dengan Jokowi yang dinilai melawan dan bahkan menghabisi kekuatan politik mereka di pemilu," katanya.

"Buktinya, basis-basis PDIP habis semua, Ganjar-Mahfud kalah di kantong-kantong suara PDIP. Pileg pun PDIP turun 3 persen efek Jokowi melawan PDIP. Ini yang sepertinya bikin PDIP tak akan memaafkan Jokowi sampai kapanpun, bahkan sampai kiamat. Sangat kelihat PDIP masih sangat marah, murka, dan dendam dengan sikap politik Jokowi di 2024," sambungnya.

Adi menyebut Prabowo dan Megawati memang terlihat tidak memiliki masalah. Dia yakin PDIP sudah menutup komunikasi dengan Jokowi.

Baca Juga : Impor Pick-Up India Picu Polemik, DPR Desak Transparansi Pemerintah

"Yang menarik di tengah isu pertemuan Prabowo-Mega itu satu hal. Satu sisi, Prabowo-Mega itu ternyata tak ada masalah apapun. Sekalipun keduanya sering beda sikap di pemilu tapi hubungan keduanya masih bisa nyambung. Tapi sisi lainnya, ini menjadi penegas bahwa Megawati menutup pintu rapat-rapat untuk Jokowi," katanya.

"Bagi PDIP, rasa-rasanya Jokowi sudah wassalam tak ada lagi ruang berkomunikasi. Apalagi setelah pemilu usai, PDIP babak belur efek Jokowi keluar barisan PDIP. Pilpres kalah telak, pileg hilang 3 persen," sambungnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom

Baca Juga : 58 Hari Pascabencana, PDI Perjuangan Laksanakan Perayaan Natal di Hutanabolon Tapteng