Beres Sengketa di MK, Prabowo Akan Bertemu Megawati?
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meyakini pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri akan bertemu setelah sidang MK
Nusantaraterkini.co - Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meyakini pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu setelah sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Saya termasuk yang haqqul yakin pertemuan Prabowo dan Megawati akan terjadi. Elite Gerindra dan elite PDIP sudah kasih kode keras. Kemungkinan dilakukan pasca-sidang MK selesai," kata Adi Prayitno kepada wartawan, Senin (1/4/2024), dikutip dari detikcom.
Adi menyebut Gerindra dan PDIP bahkan mengklaim tak ada masalah satu sama lain. Namun, ia meyakini PDIP hanya memiliki masalah dengan Joko Widodo (Jokowi), yang bahkan menurutnya Megawati sudah menutup komunikasi dengan Jokowi.
"Pada saat bersamaan elite-elite Gerindra dan PDIP sama-sama mengklaim tak ada persoalan apapun di antara mereka. Bahwa sempat ada persaingan antarkedua partai di pilpres itu perkara biasa. Lumrah dalam politik. Pada level PDIP mereka mengaku tak ada kendala apapun dengan Prabowo, PDIP itu hanya ada problem serius dengan Jokowi yang dinilai melawan dan bahkan menghabisi kekuatan politik mereka di pemilu," katanya.
"Buktinya, basis-basis PDIP habis semua, Ganjar-Mahfud kalah di kantong-kantong suara PDIP. Pileg pun PDIP turun 3 persen efek Jokowi melawan PDIP. Ini yang sepertinya bikin PDIP tak akan memaafkan Jokowi sampai kapanpun, bahkan sampai kiamat. Sangat kelihat PDIP masih sangat marah, murka, dan dendam dengan sikap politik Jokowi di 2024," sambungnya.
Adi menyebut Prabowo dan Megawati memang terlihat tidak memiliki masalah. Dia yakin PDIP sudah menutup komunikasi dengan Jokowi.
"Yang menarik di tengah isu pertemuan Prabowo-Mega itu satu hal. Satu sisi, Prabowo-Mega itu ternyata tak ada masalah apapun. Sekalipun keduanya sering beda sikap di pemilu tapi hubungan keduanya masih bisa nyambung. Tapi sisi lainnya, ini menjadi penegas bahwa Megawati menutup pintu rapat-rapat untuk Jokowi," katanya.
"Bagi PDIP, rasa-rasanya Jokowi sudah wassalam tak ada lagi ruang berkomunikasi. Apalagi setelah pemilu usai, PDIP babak belur efek Jokowi keluar barisan PDIP. Pilpres kalah telak, pileg hilang 3 persen," sambungnya.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·5 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·5 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·8 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan