Bentrokan Pecah di Lubuk Pakam, Diduga Gegara Bisnis Narkoba: Satu Warga Luka Tikam
Bentrokan pecah di Lubuk Pakam, Deliserdang, diduga dipicu perselisihan bisnis sabu. Satu orang terluka akibat penikaman dan dirawat di rumah sakit.
Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Bentrokan antarkelompok warga pecah di Dusun Ampera, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/10/2026) malam.
Keributan tersebut mengakibatkan seorang warga mengalami luka tikam dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, bentrokan diduga dipicu perselisihan yang berkaitan dengan persaingan bisnis narkoba jenis sabu. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi aksi saling serang hingga menyebabkan salah seorang warga terluka.
Saat bentrokan berlangsung, kondisi di sekitar lokasi sempat mencekam. Sejumlah orang terlibat aksi saling serang dan melempar batu.
Warga yang berada di sekitar lokasi memilih menyaksikan dari jarak tertentu. Perangkat desa yang berada di lokasi juga disebut tidak berani mengambil risiko untuk terlibat langsung dalam upaya menghentikan pertikaian.
Kepala Dusun Ampera, Aswin, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab bentrokan tersebut.
Menurutnya, dirinya tidak berada di lokasi saat keributan mulai terjadi. Ia baru tiba ketika situasi sudah dalam kondisi ricuh.
“Saya pas kejadian tidak di situ. Sampai di situ sudah ribut, tapi belum tahu apa yang menjadi permasalahan. Sampai sekarang ini belum ada warga yang meminta mediasi persoalan tersebut,” kata Aswin, Selasa (6/10/2026).
Kepala Desa Sekip, Rahmat, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku belum mengetahui persoalan yang menjadi pemicu hingga bentrokan terjadi.
“Kalau persoalan hingga berujung tawuran saya tidak tahu, tapi untuk korban luka katanya satu orang. Pihak keluarganya juga katanya melaporkan ke Polres,” ujar Rahmat.
Rahmat mengatakan, hingga Selasa (6/10/2026), belum ada permintaan mediasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan.
Keributan tersebut akhirnya dapat dihentikan setelah polisi mendatangi lokasi. Kedatangan petugas membuat aksi bentrokan mereda dan situasi kembali terkendali.
Sementara itu, dugaan motif perselisihan terkait bisnis narkoba masih memerlukan pendalaman dan pembuktian dari pihak kepolisian.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Sumber: mistar
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKredibilitas Dirut RSUD Nurdin Hamzah Dipertanyakan, Jhoni Tanjung: Sekali Runtuh Sulit Dibangun Kembali
hendra·27 menit yang lalu -
EKONOMIPupuk Indonesia Reinvestasi Laba untuk Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
INTERNASIONALHubungan Inggris-Israel Memanas, 27 Diplomat Terancam Diusir dari London
hendra·51 menit yang lalu -
PERISTIWABentrokan Pecah di Lubuk Pakam, Diduga Gegara Bisnis Narkoba: Satu Warga Luka Tikam
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSCegah Ekonomi NTB Terpuruk Saat Bencana, Mirah Dorong Skema Pembiayaan Terintegrasi
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSUU Satu Data Disahkan, Habib Syarief Desak Akses Data Warga Tak Boleh Sembarangan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKabut Asap Pekat Tak Surutkan Pembeli Pempek Tumpah di Pasar 16 Ilir
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KRIMINALLupa Kunci Pagar, Laptop dan Sepatu Sekolah Milik Warga Deliserdang Raib Digondol Maling: Pelaku Terekam CCTV
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSDPD Sentil Sistem Pajak Papua: Kontribusi Ekonomi Besar, Tapi Tak Tergambar di Data Penerimaan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSPolisi Selidiki Kasus Pembakaran 3 Ekskavator di Madina, Diduga untuk Aktivitas PETI
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan