Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kredibilitas Dirut RSUD Nurdin Hamzah Dipertanyakan, Jhoni Tanjung: Sekali Runtuh Sulit Dibangun Kembali

Kredibilitas Dirut RSUD Nurdin Hamzah disorot terkait keterbukaan pengelolaan pembangunan Gedung Cathlab dan penggunaan anggaran publik.

Bagikan:
Jhoni Tanjung, jurnalis di Media Group Trybintang Setia. (Foto: dok pribadi)
Jhoni Tanjung, jurnalis di Media Group Trybintang Setia. (Foto: dok pribadi)
A A

Nusantaraterkini.co, TANJABTIM – Kredibilitas Direktur Utama RSUD Nurdin Hamzah Tanjung Jabung Timur, drg. Darwin Salim, M.S., menjadi sorotan. Persoalan tersebut mencuat menyusul upaya awak media meminta klarifikasi terkait pengelolaan kegiatan pembangunan fisik di lingkungan RSUD Nurdin Hamzah.

Salah satu kegiatan yang disorot adalah pembangunan Gedung Cathlab dengan nilai kontrak sekitar Rp1,68 miliar, yang dikerjakan oleh CV Sinar Tungkal.

Sorotan semakin menguat karena Direktur Utama RSUD Nurdin Hamzah juga disebut memiliki kewenangan dalam pengelolaan kegiatan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Jhoni Tanjung, jurnalis di Media Group Trybintang Setia, menilai keterbukaan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah.

“Ketika menyangkut penggunaan uang rakyat, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Keterbukaan justru menjadi cara terbaik untuk menghindari munculnya berbagai persepsi,” ujar Jhoni, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, konfirmasi media bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial dan upaya memperoleh informasi yang berimbang sebelum sebuah persoalan diberitakan.

“Kalau ada pertanyaan mengenai kegiatan fisik maupun penggunaan anggaran, tentu lebih baik dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai minimnya komunikasi justru menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat,” katanya.

Jhoni juga meminta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur memberikan perhatian terhadap pola komunikasi dan keterbukaan informasi di lingkungan RSUD Nurdin Hamzah.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan yang transparan, komunikatif dan akuntabel. Pimpinan lembaga publik bukan hanya memiliki kewenangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepercayaan publik tidak dibangun hanya melalui jabatan, tetapi melalui sikap terbuka dan konsistensi dalam mempertanggungjawabkan setiap kebijakan serta penggunaan anggaran.

“Kredibilitas yang runtuh sulit dibangun kembali. Karena itu, langkah terbaik adalah terbuka, jujur dan siap memberikan penjelasan. Hakikat pelayanan publik bukan merasa berkuasa, tetapi merasa bertanggung jawab,” pungkas Jhoni.

Hingga berita ini disusun, pihak RSUD Nurdin Hamzah belum memberikan penjelasan secara lengkap terkait persoalan yang dikonfirmasi awak media. Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan atas informasi yang menjadi sorotan.

(BCW6/Her/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait