Nusantaraterkini.co, MEDAN – Mengobati tipes pada anak tidak cukup hanya dengan memberi obat penurun demam. Penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi ini membutuhkan penanganan medis yang tepat dan perawatan menyeluruh agar anak bisa pulih optimal serta terhindar dari komplikasi berbahaya.
Tipes pada anak umumnya ditandai demam tinggi lebih dari lima hari, tubuh lemas, nafsu makan menurun, mual, muntah, nyeri perut, hingga gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit. Sayangnya, masih banyak orang tua yang keliru menangani kondisi ini, misalnya memberikan antibiotik tanpa resep dokter atau hanya mengandalkan obat tradisional.
Padahal, tipes merupakan infeksi bakteri yang harus ditangani secara medis dan diawasi tenaga kesehatan. Agar pemulihan anak berjalan aman dan efektif, berikut cara mengobati tipes pada anak yang dianjurkan.
1. Segera periksakan anak ke dokter
Langkah paling penting saat anak mengalami demam tinggi berkepanjangan adalah membawanya ke dokter. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan apakah demam disebabkan tipes atau penyakit lain seperti demam berdarah atau infeksi saluran cerna.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta menyarankan tes laboratorium, seperti pemeriksaan darah, untuk memastikan adanya infeksi Salmonella typhi. Diagnosis yang tepat menjadi kunci keberhasilan pengobatan.
2. Antibiotik harus sesuai resep dan aturan dokter
Jika tipes terkonfirmasi, dokter akan meresepkan antibiotik untuk membasmi bakteri penyebab infeksi. Antibiotik wajib diminum sesuai dosis dan jadwal yang ditentukan.
Orang tua tidak dianjurkan menghentikan antibiotik meski kondisi anak tampak membaik. Menghentikan obat terlalu cepat berisiko menimbulkan kekebalan bakteri dan membuat penyakit kambuh atau semakin sulit diobati.
3. Obat penunjang untuk meredakan gejala
Selain antibiotik, dokter biasanya memberikan obat tambahan seperti penurun panas atau cairan elektrolit bila anak mengalami muntah dan diare. Tujuannya untuk menjaga kenyamanan anak sekaligus mencegah dehidrasi.
Pemberian obat penunjang harus sesuai anjuran dokter dan tidak digunakan sembarangan.
4. Pastikan anak beristirahat total
Anak dengan tipes membutuhkan istirahat penuh, umumnya selama 1–2 minggu. Aktivitas berlebihan dapat memperlambat proses penyembuhan dan memperberat kondisi tubuh.
Selama masa pemulihan, anak sebaiknya tetap berada di rumah, di lingkungan yang bersih dan nyaman, serta terhindar dari kelelahan.
5. Berikan makanan lembut dan bergizi
Saluran pencernaan anak penderita tipes biasanya lebih sensitif. Karena itu, berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi tim, sup ayam, atau kentang rebus.
Hindari makanan pedas, berminyak, asam, dan berserat tinggi karena dapat memicu nyeri perut dan gangguan pencernaan. Porsi kecil namun sering lebih dianjurkan agar anak tetap mendapatkan nutrisi.
6. Penuhi kebutuhan cairan anak
Demam, muntah, dan diare dapat menyebabkan anak kehilangan banyak cairan. Pastikan anak minum cukup air putih, susu, atau oralit secara berkala.
Tanda cairan tubuh tercukupi antara lain warna urine cerah, bibir tidak kering, dan anak tidak tampak sangat haus. Bila anak sulit minum atau tampak sangat lemah, segera konsultasikan ke dokter.
7. Pantau kondisi anak secara rutin
Selama pengobatan, orang tua perlu memantau perkembangan kondisi anak. Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika anak mengalami demam tinggi berulang, muntah terus-menerus, diare berat, tampak sangat lemas, kejang, atau muncul tanda dehidrasi dan perdarahan.
Pemantauan dini penting untuk mencegah komplikasi serius, seperti infeksi berat atau gangguan pada usus.
Hal yang Perlu Dihindari
Agar pemulihan berjalan optimal, orang tua disarankan menghindari:
Menghentikan antibiotik tanpa izin dokter
Memberikan obat bebas tanpa resep
Memaksa anak makan dalam porsi besar
Membiarkan anak beraktivitas sebelum pulih
Memberi makanan pedas, berminyak, dan sulit dicerna
Perawatan di Rumah untuk Mendukung Kesembuhan
Perawatan di rumah berperan besar dalam mempercepat pemulihan. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain menjaga kebersihan tangan dan peralatan makan, memberikan kompres hangat saat demam, serta membatasi kontak anak dengan anggota keluarga lain.
Dukungan emosional juga penting agar anak merasa aman dan nyaman selama masa sakit.
Jika anak mengalami demam lebih dari lima hari, muntah terus-menerus, kejang, atau sangat lemas, segera bawa ke dokter. Pengobatan tipes pada anak harus selalu berada di bawah pengawasan tenaga medis untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
