Nusantaraterkini.co - Reaksi berbeda antara Marshel Widianto dan Arie Keriting saat maju pilkada 2024.
Arie Kriting disebut-sebut akan mengikuti jejak Marshel Widianto terjun ke politik.
Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko
Spekulasi muncul menyusul baliho-baliho bergambar Arie Kriting yang merajalela di sebagian wilayah kota Baubau, kampung halaman sang komika.
Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional
Perihal ini, Arie Kriting mengunggah video klarifikasi di media sosialnya pada Jumat (21/6/2024) dengan menyeret nama Mamat Alkatiri.
"Dalam kesempatan ini, saya ingin mengklarifikasi utamanya untuk warga Baubau yang mungkin sudah melihat baliho saya di beberapa titik ruas jalan," ujar Arie Kriting.
Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata
"Untuk masyarakat secara umum sudah melihat postingan dari El Kriminal alias Mamat Alkatiri yang sudah memviralkan baliho-baliho itu. Dalam kesempatan ini saya akan menjelaskan beberapa hal," kata suami Indah Permatasari ini melanjutkan.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Global Kian Menggila, DPR Soroti Lemahnya Pengelolaan SDA dan Mitigasi Bencana
Arie Kriting membenarkan bahwa dirinya lah yang meminta baliho-baliho tersebut dibuat.
Tujuannya untuk menyemarakkan pemilihan kepala daerah.
"Pertama, benar bahwa baliho-baliho tersebut dibuat atas permintaan saya pribadi," imbuh bintang film Agak Laen itu.
Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Pemakaman Kristen Patumbak, Diduga Korban Penganiayaan
"Kedua baliho itu dibuat memang untuk tujuan menyemarakkan pemilihan kepala daerah khususnya untuk pemilihan walikota dan wakil wali kota Baubau 2024," ucap Arie Kriting.
Ketiga, Arie Kriting kembali menyentil Mamat Alkatiri dengan menyebutnya mata-mata yang sengaja membuat baliho-baliho bergambar dirinya viral padahal baru dipasang.
Soal terjun ke politik, komika 39 tahun itu belum terang-terangan mengutarakan niatnya untuk masuk bursa pilkada.
Arie Kriting hanya ingin berkontribusi bagi tempatnya dibesarkan yaitu di kota Baubau.
"Terus nanti ada pertanyaan, ini nanti arahnya ke mana? Mau jadi calon kah? Mau apa gitu?" imbuh Arie Kriting.
"Ya saya belum tahu, intinya tergantung tanggapan masyarakat saja. Intinya, saya menyediakan diri saya untuk memberikan kontribusi apa pun bagi masyarakat. Mohon doanya saja. Sementara itu dulu," tutur ayah satu anak itu.
Berbeda dari Marshel Widianto yang sudah pasti maju sebagai calon walikota Tangerang Selatan, niat Arie Kriting untuk ikut pilkada di kota kelahirannya justru dibanjiri dukungan.
"Nah bagusan abang ini daripada yang Tangsel," tulis komentar salah satu warganet.
"Nah kalau Arie Kriting kita dukung. Dari rekam jejak dia bidang sosial aja banyak. Idealisnya juga terarah, kalau yang satunya nggak dulu deh,"timpal warganet lainnya.
(Aby/nusantaraterkini.co)
Sumber: Suara.com
