Barak Narkoba di Tengah Kebun Jagung Binjai Dibakar Polisi, Puluhan Bong Sabu Disita
Polisi menggerebek barak narkoba tersembunyi di kebun jagung Binjai. Puluhan bong sabu disita dan barak dibakar agar tak digunakan lagi.
Nusantaraterkini.co, BINJAI — Satresnarkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi konsumsi dan transaksi narkotika di tengah perkebunan jagung, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.
Barak tersebut berada di lokasi yang cukup tersembunyi dan tidak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Keberadaannya disebut telah meresahkan masyarakat sekitar.
Dalam penggerebekan yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane bersama Kanit I Ipda M Hidayat itu, petugas tidak menemukan orang di dalam barak.
Meski demikian, polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Hasilnya, petugas menemukan puluhan alat isap sabu atau bong yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.
“Personel langsung menyisir lokasi. Barak ini memang lokasinya tersembunyi,” kata AKP Ismail, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Ismail, kondisi lokasi yang jauh dari permukiman dan tertutup membuat barak tersebut diduga dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengonsumsi maupun melakukan transaksi narkotika.
Selain bong, petugas juga menemukan sejumlah perlengkapan yang diduga berkaitan dengan penggunaan sabu, di antaranya pipet dan mancis.
“Kami menemukan puluhan alat isap sabu (bong), pipet, serta mancis yang digunakan para pelaku untuk mengonsumsi sabu,” ujarnya.
Usai melakukan penyisiran dan mengamankan barang bukti, polisi kemudian membongkar sekaligus membakar barak tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mencegah lokasi kembali digunakan sebagai tempat aktivitas narkotika.
“Kami tidak menyisakan tempat sedikit pun agar tidak lagi dijadikan lokasi transaksi maupun konsumsi narkoba di kemudian hari,” tegas Ismail.
Ia menegaskan, Polres Binjai akan terus melakukan penindakan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
“Tidak ada tebang pilih. Tidak ada perlakuan khusus, apalagi karpet merah untuk pelaku tindak kejahatan,” katanya.
Polisi juga memastikan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas narkoba akan terus dilakukan. Upaya tersebut ditujukan untuk menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Binjai.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, kami akan terus menyikat habis para bandar dan pengedar yang ada di lapangan. Jangan coba-coba membangun kembali barak seperti ini, karena kami pasti akan bertindak tegas,” ujar Ismail.
Ia turut mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan aktivitas narkotika maupun tindak kejahatan lainnya di lingkungan masing-masing.
“Segera laporkan kepada kami melalui layanan Call Center Polri di nomor 110. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secepat mungkin,” pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·9 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·10 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala, Cara Penularan dan Pencegahannya
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan