Nusantaraterkini.co, BALI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Kamis (11/12/2025) memicu luapan air dari Tukad Betel dan menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 40 sentimeter dan telah memasuki rumah-rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan pihaknya tengah melakukan asesmen di lapangan.
Baca Juga : Banjir Bali Berangsur Surut, Jumlah Korban Jiwa jadi 16 Orang
“Kami sedang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Informasi awal, ketinggian air sekitar 40 sentimeter,” ujarnya.
Satu unit mobil milik warga juga dilaporkan terseret arus dan rekaman kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, banjir tampak berwarna kecokelatan. Arimbawa menjelaskan, air tersebut berasal dari kawasan perbukitan, area pertanian, dan aliran Tukad Betel yang mengalami pendangkalan.
Tukad Betel sebenarnya telah menjalani proses normalisasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas PUPR Karangasem. Namun, pekerjaan tersebut baru menyasar titik-titik rawan dan belum menyeluruh. Kondisi ini membuat wilayah tersebut kembali terdampak, seperti halnya banjir pada tahun 2024 akibat jebolnya sungai kering tersebut.
Baca Juga : MPR Sampaikan Duka Atas Musibah Banjir Besar di Bali
Hingga kini, belum ada laporan evakuasi warga. Tim BPBD, BWS, dan PUPR Karangasem masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan lanjutan serta menangani area yang terdampak.
“Jumlah desa yang terdampak masih dalam pendataan,” kata Arimbawa.
(Dra/nusantaraterkini.co)
