nusantaraterkini.co, PARIS – Badai Amy melanda sejumlah wilayah di Prancis dan menimbulkan dampak serius. Dua orang dilaporkan tewas, sementara ribuan rumah mengalami pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem tersebut.
Menurut keterangan lembaga cuaca nasional Météo France, badai Amy bergerak cepat melintasi Kepulauan Britania dan membawa hembusan angin kencang ke pesisir utara Prancis, terutama di sekitar Selat Inggris hingga ke wilayah pedalaman.
Pantai utara mencatat hembusan angin terkuat sejak awal pekan, mencapai 131 kilometer per jam, dengan kecepatan konstan sekitar 110 km/jam yang menerpa ke arah daratan.
Baca Juga : Menteri LH Beberkan Faktor Pemicu Banjir Bali: Hujan Ekstrem, Sampah, hingga Alih Fungsi Lahan
Salah satu korban tewas adalah seorang pria berusia 48 tahun yang nekat berenang di laut Etretat, dekat Le Havre, meski kondisi cuaca memburuk pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Tim penyelamat sempat kesulitan mengevakuasi korban karena badai yang terus mengganas. Jenazahnya baru berhasil ditemukan ketika air laut mulai surut pada sore harinya.
Korban kedua adalah seorang pengemudi berusia 25 tahun di wilayah Aisne, utara Prancis. Mobil yang dikendarainya tertimpa dahan pohon besar yang patah akibat angin kencang. Penumpang di dalam mobil mengalami luka berat dan kini dirawat di rumah sakit Amiens.
Selain menelan korban jiwa, badai Amy juga menyebabkan sekitar 2.000 rumah di wilayah Normandia mengalami pemadaman listrik.
Baca Juga : Kebakaran Hutan di Rohil: Warga Ngaku Sulit Bernapas
Sebagai langkah antisipasi, otoritas di Hauts-de-France memberlakukan pembatasan kecepatan kendaraan di jalan raya dan jalur nasional hingga Sabtu malam pukul 20.00 waktu setempat.
(Dra/nusantaraterkini.co)
