Nusantaraterkini.co, MEDAN - Asam Kumbang, merupakan penangkaran buaya terbesar se-Asia yang berada di Kota Medan.
Tempat penangkaran buaya ini menjadi tempat yang tepat menghabiskan waktu di akhir pekan, Minggu (19/5/2024).
Baca Juga : Aek Sipitu Dai, Tujuh Sumber Mata Air Ajaib dan Sakral di Samosir
Asam Kumbang menjadi pilihan warga Kota Medan dan sekitarnya untuk melihat langsung bagaimana kehidupan buaya yang berjenis muara ini.

Baca Juga : Mie Bangladesh di Karo, Jadi Pelengkap Wisata
Tak hanya wisatawan lokal, amatan Nusantaraterkini.co di lokasi, terdapat rombongan wisatawan mancanegara yang berasa dari Amerika dan Inggris.
Para turis tersebut terlihat memberi makan buaya-buaya dari masing-masing kandang yang telah dipisah oleh pengelola.
Baca Juga : Warga Asam Kumbang Geger, Pencarian Remaja Hanyut di Sei Belawan Berakhir Duka
Untuk tiket masuk Asam Kumbang ini dikenakan tarif Rp 20 ribu perorang sementara parkir mobil Rp 5 ribu dan Rp 3 ribu untuk sepeda motor.

Baca Juga : Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Destinasi Edukasi dan Rekreasi yang Semakin Diminati
Di Asam Kumbang sendiri, wisatawan bisa memberikan langsung makan buaya dengan ayam potong dengan tarif Rp 25 ribu per bungkusnya.
Terdapat kurang lebih 6 kandang Buaya yang dipisahkan sesuai usia hingga terdapat aquarium.
Baca Juga : Detik-detik TNI dan Polri Tembaki Buaya yang Telan IRT di Nias Selatan
Untuk di Aquarium sendiri, pengunjung lebih merasakan sensasi berdekatan langsung dengan buaya yang sedang berendam.
Baca Juga : Damkar Tangkap Buaya 2,5 Meter, Diduga Peliharaan Warga yang Lepas
Kondisi Asam Kumbang sendiri hingga kini masih dalam tahap renovasi hingga menambah jumlah satwa lainnya seperti monyet, ular, biawak, kura-kura dan kelinci.

Asam Kumbang sendiri memiliki satu kandang khusus untuk seekor buaya buntung (tidak memiliki ekor).
Asam Kumbang menjadi pilihan tepat wisata kota sembari memberikan edukasi dengan anak-anak.
(mft/Nusantaraterkini.co)
