Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Asa dari Pondok Cabe: Vihara Kwan In Thang Sambut Semangat Baru di Tahun Kuda Api ​

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekretaris Vihara Avalokitesvara atau Kwan In Thang Pondok Cabe, Meiransa, menyampaikan harapan seiring perayaan Imlek(foto:rmol)

Nusantaraterkini.coJAKARTA-Lembayung Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili membawa energi yang berbeda di Vihara Avalokitesvara Kwan In Thang. Memasuki siklus Kuda Api yang dikenal penuh dengan dinamika dan kegigihan, rumah ibadah yang berlokasi di kawasan Pondok Cabe ini merayakan pergantian tahun dengan suasana yang sarat akan kekhidmatan sekaligus optimisme.

 Bagi para pengurus, kehadiran shio Kuda Api, yang terakhir kali muncul enam dekade silam dipandang sebagai momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan memperluas kebermanfaatan vihara bagi jemaat serta lingkungan sekitar.

Baca Juga : Proyek Strategis Lobster di Batam Sokong Hidangan Tahun Baru Imlek 2577

Sekretaris Vihara Kwan In Thang, Meiransa, mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi titik balik bagi jajaran pengurus untuk bekerja lebih progresif dalam memajukan vihara. Ia menekankan bahwa karakteristik "Kuda" yang tangkas harus diterjemahkan menjadi etos kerja yang lebih giat dalam pengembangan sarana ibadah di masa depan.

Baca Juga : Imlek 2026 Tahun Kuda Api 2557 Kongzili Meriahkan Pematangsiantar

​“Kalau dari pengurus vihara sendiri di Tahun Kuda Api ini, semoga kami semua bisa sama-sama lebih semangat, melangkah maju, dan mengembangkan Vihara Kwan In Thang,” tutur perempuan yang akrab disapa Caca tersebut, Selasa (17/2/2026).

​Selain target pengembangan internal, misi sosial juga menjadi fokus utama dalam perayaan kali ini. Caca berharap ajaran Buddhisme tidak hanya berhenti di ruang-ruang doa, tetapi juga bertransformasi menjadi aksi nyata yang mendukung terciptanya harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia.

Di tengah pergantian dari Tahun Ular Kayu menuju Kuda Api, semangat toleransi antarumat beragama menjadi pesan sentral yang terus digaungkan oleh pihak vihara sebagai jembatan persatuan.

“Semoga kita bisa sama-sama menjaga toleransi antarumat beragama, sekaligus mengembangkan nilai-nilai Buddhisme ini untuk diaplikasikan di masyarakat,” pungkasnya, seperti dilansir RMOL. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)