Nusantaraterkini.co, MEDAN-Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) merilis, arus penumpang dari dan menuju Sumut menurun. Kondisi arus tranpsportasi yang lesu ini tidak hanya terjadi untuk transportasi udara, tetapi juga transportasi laut.
Kepala BPS Sumut Asim Saputra, saat membacakan Berita Resmi Statistik (BRS), memaparkan, jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sumut melalui Bandara Internasional Kualanamu selama September 2025 mencapai 173.352 orang, atau turun 6,63 persen dibanding September 2025 yang berjumlah 185.670 orang.
Baca Juga : Kemhub Diminta Optimalkan Bandara Dewandaru Jepara dan Ngloram Blora
"Secara kumulatif, jumlah penumpang yang berangkat pada Januari–September 2025 mencapai 1.718.184 orang, turun 3,82 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang lalu yakni 1.786.501 orang, seperti dilansir Selasa (4/11/2025).
Di sisi lain, sebutnya, penumpang domestik yang datang ke Sumatera Utara pada September 2025 mencapai 173.054 orang, atau turun 3,91 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 180.105 orang.
Penurunan juga terjadi pada penumpang yang datang. Selama Januari–September 2025, penumpang domestik yang datang mengalami penurunan sebesar 5,92 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu, yakni dari 1.793.098 orang menjadi 1.686.959 orang.
Baca Juga : Kini Ada Penerbangan Langsung dari Kualanamu ke Abu Dhabi Uni Emirat Arab
Sementara, penumpang angkutan udara tujuan luar negeri, baik yang menggunakan penerbangan nasional maupun asing, pada bulan September 2025 turun sebesar 1,90 persen dibanding September 2025, yaitu dari 97.257 orang menjadi 95.413 orang. Secara kumulatif, jumlah penumpang tujuan luar negeri selama Januari–September 2025 naik 6,22 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2024, yaitu dari 833.422 orang menjadi 885.226 orang.
Sementara itu, penumpang angkutan udara yang datang dari luar negeri pada bulan September 2025 turun sebesar 7,92 persen dibanding September 2025, yaitu dari 103.362 orang menjadi 95.173 orang. Secara kumulatif, jumlah penumpang yang datang dari luar negeri selama Januari–September 2025 mencapai 924.631 orang, atau naik 9,91 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2024 yaitu sebanyak 841.279 orang.
Baca Juga : Avtur di Kualanamu Termahal, Bobby: Kalau Tidak Salah Rp14 Ribu Per Liter
Untuk sektor transportasi laut, jumlah penumpang angkutan laut antar pulau (dalam negeri) yang berangkat melalui Pelabuhan Belawan pada September 2025 tercatat sebanyak 4.935 orang, turun 49,99 persen dibanding bulan sebelumnya yakni sebanyak 9.869 orang. Selama periode Januari–September 2025, penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat mencapai 114.854 orang, atau turun 4,24 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024 yaitu sebanyak 119.939 orang.
Selanjutnya, jumlah penumpang yang datang pada bulan September 2025 tercatat sebanyak 4.320 orang, atau turun 50,21 persen dibanding bulan sebelumnya yang berjumlah 8.676 orang. Selama Januari–September 2025, jumlah penumpang yang datang mencapai 121.880 orang, mengalami kenaikan 24,16 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 98.160 orang.
"Jika dilihat dari transportasi barang melalui laut, pada bulan September 2025, angkutan barang antar pulau untuk kegiatan muat barang adalah sebesar 33.763 ton, atau turun 43,80 persen dibanding September 2025 yang berjumlah 60.075 ton. Selama Januari–September 2025, barang yang dimuat mencapai 351.835 ton, atau naik 32,57 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024 yang sebesar 265.393 ton," paparnya.
Ditambahkannya, untuk kegiatan bongkar barang pada September 2025, naik 12,64 persen, dari 369.190 ton pada September 2025 menjadi 415.868 ton pada September 2025. Selama Januari–September 2025, barang yang dibongkar mencapai 3.402.703 ton, atau mengalami penurunan sebesar 19,64 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar 4.234.163 ton (pada Januari–September 2024).
(emn/nusantaraterkini.co)
