Fluktuasi Transportasi Sumut: Arus Internasional Tumbuh di Tengah Penurunan Domestik
Transportasi Sumut akhir 2025 fluktuatif. Penumpang internasional tumbuh, sementara penerbangan dan pelayaran domestik mengalami penurunan
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Dinamika transportasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan pola yang kontras pada penghujung tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, sektor penerbangan dan pelayaran domestik mengalami kelesuan yang cukup signifikan, sementara rute internasional justru memperlihatkan gairah pertumbuhan yang positif.
Pintu udara utama, Bandara Internasional Kualanamu, mencatatkan penurunan jumlah penumpang domestik yang cukup tajam.
"Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sumut melalui Bandara Internasional Kualanamu selama November 2025 mencapai 171.742 orang, atau turun 8,64 persen dibanding Oktober 2025 yang berjumlah 187.983 orang," kata Kepala BPS Sumut Asim Saputra, seperti dilansir dari website BPS, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga : Penumpang Angkutan Umum Libur Nataru 2025 Tembus 10 Juta Orang, Naik 4,85 Persen
Menurut Asim teen penurunan ini tidak hanya terjadi pada arus keberangkatan, tetapi juga pada arus kedatangan domestik yang merosot sebesar 4,28 persen menjadi 182.795 orang pada periode yang sama.
Fenomena berbeda justru terjadi pada lini internasional. Meskipun mobilitas dalam negeri melambat, minat perjalanan luar negeri tetap terjaga. Hal ini dikonfirmasi oleh data BPS yang menyatakan,
"Penumpang angkutan udara tujuan luar negeri, baik yang menggunakan penerbangan nasional maupun asing, pada bulan November 2025 naik sebesar 0,40 persen dibanding Oktober 2025, yaitu dari 89.744 orang menjadi 90.102 orang," lanjutnya.
Lonjakan lebih impresif bahkan terlihat pada arus kedatangan luar negeri yang tumbuh signifikan sebesar 11,00 persen, di mana jumlah penumpang meningkat dari 84.620 orang pada Oktober menjadi 93.928 orang pada November 2025.
Kondisi di sektor transportasi laut melalui Pelabuhan Belawan terpantau jauh lebih menantang. Penurunan drastis terjadi pada jumlah penumpang antar pulau.
"Jumlah penumpang angkutan laut antar pulau (dalam negeri) yang berangkat dari Pelabuhan Belawan pada November 2025 tercatat sebanyak 4.462 orang, atau turun 45,03 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 8.117 orang," terang Asim.
Angka kedatangan penumpang melalui jalur laut pun mengalami nasib serupa dengan penurunan sebesar 38,36 persen menjadi 4.134 orang.
Di sisi logistik, aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Belawan juga menunjukkan performa yang beragam. Volume bongkar barang internasional dan domestik mengalami penyusutan, selama Januari-November 2025, barang yang dibongkar mencapai 4.189.822 ton, atau mengalami penurunan sebesar 18,83 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar 5.161.580 ton.
Meski demikian, kegiatan muat barang secara kumulatif tahunan masih mencatatkan pertumbuhan yang sangat menggembirakan sebesar 33,49 persen, menunjukkan bahwa arus keluar komoditas dari Sumut ke wilayah lain tetap kuat di tengah tantangan ekonomi global.
Baca Juga : KAI Sumut Layani 2,38 Juta Penumpang Hingga November 2025, Tumbuh 8 Persen
"Secara keseluruhan, data transportasi bulan November 2025 ini memberikan gambaran mengenai pergeseran pola mobilitas masyarakat Sumut yang cenderung lebih aktif pada rute internasional, sementara sektor domestik dan logistik bongkar barang masih berupaya mencari titik balik pertumbuhan," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSRekam Jejak Brigjen Pol Rony Samtana, Kapolda Sumsel yang Baru
Herman Saleh Harahap·20 menit yang lalu -
-
-
-
-
SUMSELPunya Riwayat Asma, Pengemudi Ojol di Palembang Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap Pekat
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSTak Terima Pagar Dibongkar, Pria Serang Petugas Satpol PP Padang Pakai Arit
hendra·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Siapkan Solusi Banjir dan 10.000 CCTV
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
Semua berita sudah ditampilkan