Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Analis Pasar: IHSG Diramalkan Bisa Bergerak ke Level di 8.344

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di atas 8.000 selama dua hari berturut-turut. Di mana, IHSG kembali ke atas level 8.000, dan ditutup

Bagikan:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di atas 8.000 selama dua hari berturut-turut. Di mana, IHSG kembali ke atas level 8.000, dan ditutup di level 8.025,17 di pasar spot.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di atas 8.000 selama dua hari berturut-turut. Di mana, IHSG kembali ke atas level 8.000, dan ditutup di level 8.025,17 di pasar spot.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (17/9/2025) () tetap bertahan di atas 8.000 selama dua hari berturut-turut. Di mana, IHSG kembali ke atas level 8.000, dan ditutup di level 8.025,17 di pasar spot.

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Diproyeksikan Menguat

Kemudian, ditutup ke level 8.008,43 atau melemah 0,21% pada Kamis  (18/9/2025). 

Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengatakan, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi keputusan Bank Indonesia (BI), bukan reshuffle-driven.

Baca Juga : Jokowi Akui Kenal Baik dengan Purbaya Menkeu Baru RI: Bagus, Sangat Bagus!

Lebih lanjut, Liza bilang, reshuffle baru jadi tailwind bila dibarengi disiplin fiskal dan 100-day plan yang jelas. Di mana, reshuffle jilid 2 sejauh ini bersifat netral hingga muncul detail eksekusi.   

“IHSG tembus ke atas 8.000 lebih didorong pemangkasan BI Rate ke 4,75% yang menurunkan cost of fund dan memperbaiki risk appetite,” ujar Liza.

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Bakal Bergerak Sideways to Slight Uptrend

Liza menambahkan, fokus pasar kini pada kredibilitas fiskal 2026, sinkronisasi menteri keuangan baru dengan BI, serta realisasi penyaluran likuiditas (Rp 200 triliun) yang benar-benar masuk ke kredit riil. Pasar membeli policy clarity, bukan sekadar pergantian personel.

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG akan Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Menguat

Secara taktis, Liza mengatakan, pelonggaran BI dan potensi easing global tetap supportive. Namun rerating medium-term butuh “3P”.

Yakni policy clarity (roadmap fiskal), proof of transmission (kredit & earnings), dan prudence (jangkar disiplin fiskal). 

Baca Juga : IHSG Menguat 74,27 Poin ke Level 7.773,28 di Perdagangan Kamis (11/9/2025)

Liza memproyeksi, sektor pemenang awal dengan kondisi saat ini adalah bank besar dan consumer staples.

sektor properti & telko selektif tergantung kecepatan transmisi suku bunga dan dinamika capex/kompetisi.

Lalu, di surat berharga negara (SBN), perbaikan bid berpeluang jika kredibilitas fiskal terjaga. 

Sementara itu, Satriawan Haryono, Chartist Maybank Sekuritas memproyeksikan, IHSG bisa bergerak ke level di 8.344.

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru