Wamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Wamenaker Afriansyah Noor meminta penyelenggara memperkuat pelindungan, transparansi, dan kualitas peserta Pemagangan Luar Negeri.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta seluruh penyelenggara Pemagangan Luar Negeri untuk menempatkan pelindungan peserta sebagai prioritas utama. Penekanan ini berlaku di setiap tahapan, mulai dari seleksi, pelatihan, keberangkatan, pendampingan, hingga peserta kembali ke Indonesia.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyampaikan, keberhasilan program pemagangan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang diberangkatkan. Kualitas proses, pelindungan, peningkatan kompetensi, dan manfaat berkelanjutan pasca-pemagangan juga menjadi indikator penting.
“Pemagangan memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, menguasai teknologi, serta membangun karakter dan disiplin kerja,” kata Afriansyah saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Afriansyah meminta penyelenggara menjaga standar mutu pelatihan serta memperkuat pelindungan dengan mencegah praktik berbiaya tinggi (overcharging), menjamin transparansi informasi, dan menyediakan mekanisme pengaduan yang efektif bagi peserta.
Selain itu, ia menekankan agar kompetensi peserta disesuaikan dengan kebutuhan industri internasional, sekaligus mempersiapkan ekosistem pemagangan menghadapi transisi dari Technical Intern Training Program menuju skema Employment for Skill Development (Ikusei Shuro).
“Program pemagangan harus memberikan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri,” ujar Afriansyah.
Kemnaker juga mendorong kolaborasi kuat dengan AP2LN sebagai mitra strategis pemerintah untuk menciptakan sistem pemagangan yang aman dan transparan.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat membangun sistem Pemagangan Luar Negeri yang semakin berkualitas, aman, transparan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·25 menit yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·58 menit yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
EKONOMIOJK Luncurkan RP3I 2026-2030 untuk Perkuat Resiliensi Perbankan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Bongkar Modus Narkoba Gunakan Fitur 'Share Location'
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan