Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan. Setiap malamnya memiliki keistimewaan tersendiri.
Namun, banyak yang belum mengetahui keutamaan dan amalan malam keenam Ramadan yang bisa menjadi momentum perubahan diri.
Apa Doa untuk Hari Keenam Ramadan?
Dalam tradisi umat Islam, terdapat doa-doa harian yang biasa dibaca selama Ramadan. Untuk hari keenam Ramadan, doa yang sering diamalkan adalah:
Baca Juga : Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat di Bandung, Kini Jadi Spot Berburu Takjil
"Allahumma la takhzulni fihi lita’arrudhi ma’shiyatika, wa la tadribni bisiyathi niqmatika, wa zaynih fiya bisitri ‘afiyatika, birahmatika ya arhamar rahimin."
Artinya:
Baca Juga : Jelang IdulFitri 1445 H, Kapolres Humbahas Berikan Bingkisan Lebaran
"Ya Allah, jangan Engkau hinakan aku pada hari ini karena melakukan kemaksiatan kepada-Mu. Jangan Engkau pukul aku dengan cambuk siksa-Mu. Hiasilah aku dengan pakaian keselamatan dan kesehatan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih."
Doa ini mengajarkan kita untuk:
* Memohon perlindungan dari dosa
Baca Juga : Ramadhan di Ibis Style Medan Pattimura, All You Can Eat hanya Rp 125.000 ada Menu Berbuka Sehat
* Meminta dijauhkan dari azab
* Memohon keselamatan dan kesehatan
* Mendekatkan diri kepada Allah
Baca Juga : Duka Bencana di Aceh Tamiang, Warga Rayakan Meugang dalam Posko Pengungsian
Malam keenam Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan introspeksi diri.
Amalan Apa yang Dilakukan di Malam Bulan Ramadan?
Secara umum, amalan malam Ramadan tidak hanya berlaku untuk satu malam saja, termasuk malam keenam. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Salat Tarawih
Salat Tarawih adalah ibadah sunnah yang hanya ada di bulan Ramadan. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang menunaikan qiyam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Baca Juga : 20 Ucapan Selamat Ramadan Paling Menyentuh 2026, Nomor 3 Bikin Haru
2. Tadarus Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Bahkan dalam sejarah Islam, Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui Malaikat Jibril di Gua Hira pada masa awal kenabian di Makkah.
Maka, menghidupkan malam keenam Ramadan dengan membaca Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
3. Zikir dan Doa
Perbanyak membaca:
Baca Juga : Polda Sumut Peringati Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama
* Istighfar
* Tasbih
* Tahmid
* Takbir
* Doa pribadi
Malam Ramadan adalah waktu mustajab untuk berdoa.
4. Salat Tahajud
Jika mampu, bangunlah di sepertiga malam terakhir. Malam Ramadan sangat istimewa karena Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya.
5. Sedekah
Sedekah di bulan Ramadan pahalanya berlipat ganda. Bahkan Rasulullah ﷺ dikenal sebagai orang yang paling dermawan, dan semakin dermawan di bulan Ramadan.
Barang Siapa Senang Datangnya Bulan Ramadan?
"Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadan, maka Allah haramkan jasadnya dari api neraka."
Maknanya adalah, orang yang menyambut Ramadan dengan rasa syukur dan kebahagiaan menunjukkan keimanannya. Rasa senang ini bukan hanya sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dengan:
* Memperbanyak ibadah
* Mengurangi maksiat
* Menjaga lisan
* Menahan amarah
* Memperbaiki hubungan sosial
Ramadan bukan sekadar rutinitas sekali dalam setahun. Ia adalah kesempatan emas memperbaiki diri.
Malam keenam Ramadan bisa menjadi titik balik. Jika lima malam sebelumnya terasa biasa saja, maka malam keenam bisa menjadi awal kebangkitan spiritual.
Bagaimana Cara Menghidupkan Malam Ramadan dengan Amalan yang Baik?
Menghidupkan malam Ramadan tidak harus dengan ibadah berat. Yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan.
Berikut cara praktis yang bisa dilakukan:
1. Buat Target Ibadah Harian
Kalian bisa membuat target memperbanyak amalan selama di bulan suci Ramadan, misalnya;
* 1 juz Al-Qur’an per hari
* 2 rakaat Tahajud
* 100 kali istighfar
* Sedekah minimal Rp5.000
Target kecil tapi konsisten lebih baik daripada besar tapi jarang.
2. Matikan Gangguan Digital
Saat berada pada bulan suci Ramadan, sebaiknya kalian mengurangi intensitas gadget, seperti;
* Scroll media sosial tanpa tujuan
* Streaming berlebihan
* Nongkrong hingga larut tanpa manfaat
Gunakan waktu malam keenam Ramadan untuk memperbanyak kualitas ibadah.
3. Ibadah Bersama Keluarga
Selama bulan suci Ramadan, tidak ada salahnya bagi kalian untuk beribadah bareng dengan keluarga. Misalnya untuk mengerjakan ibadah seperti;
* Tarawih berjamaah
* Tadarus bersama
* Doa bersama setelah salat
Ini mempererat hubungan sekaligus meningkatkan pahala.
4. Muhasabah Diri
Tanyakan pada diri sendiri:
* Apa dosa yang ingin saya tinggalkan?
* Apa kebiasaan buruk yang ingin saya ubah?
* Sudahkah saya memaafkan orang lain?
Malam Ramadan adalah waktu refleksi.
5. Perbanyak Sedekah dan Berbagi
Tidak harus besar. Bisa berupa:
* Memberi takjil
* Membantu tetangga
* Menyantuni anak yatim
* Membagikan makanan berbuka
Keutamaan Malam-Malam Ramadan
Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat, maghfirah (ampunan), dan pembebasan dari api neraka.
*Sepuluh malam pertama dikenal sebagai malam penuh rahmat.
*Sepuluh malam kedua penuh ampunan.
*Sepuluh malam terakhir adalah pembebasan dari api neraka dan terdapat Lailatul Qadar.
Meskipun malam keenam masih berada di sepuluh hari pertama, bukan berarti tidak istimewa. Justru ini adalah fase membangun kebiasaan baik.
Jika malam-malam awal Ramadan kita isi dengan maksimal, maka sepuluh malam terakhir akan terasa lebih ringan dan penuh kekhusyukan.
Mengapa Amalan Malam Keenam Ramadan Penting?
Banyak orang semangat di malam pertama hingga ketiga. Namun memasuki hari kelima atau keenam, semangat mulai menurun. Di sinilah pentingnya menjaga konsistensi.
Malam keenam Ramadan bisa menjadi:
* Momentum evaluasi ibadah
* Waktu memperbaiki niat
* Titik awal meningkatkan kualitas salat
* Awal memperbanyak doa
Jangan biarkan Ramadan berlalu tanpa perubahan diri.
(Akb/nusantaraterkini.co)
