Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

191 Petani Demak yang Gagal Panen Dapat Bantuan Rp 31,7 M dari Jokowi

191 kelompok petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang gagal panen terdampak banjir mendapatkan bantuan Rp 31,7 miliar.

Salah seorang petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah menunggui tanaman padi dari hama burung, Kamis (19/10/2023). (KOMPAS.COM/NUR ZAIDI).
Salah seorang petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah menunggui tanaman padi dari hama burung, Kamis (19/10/2023). (KOMPAS.COM/NUR ZAIDI).
A A

Nusantaraterkini.co, JEPARA - 191 kelompok di Kabupaten , Jawa Tengah yang terdampak banjir mendapatkan Rp 31,7 miliar.

stimulan (puso) diberikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo di Gor Bung Karno Kabupaten Grobogan pada Selasa (23/1/2024).

Bantuan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) ini diberikan untuk Kabupaten Grobogan, Kudus, Demak, Pati dan .

Adapun untuk Kabupaten , bantuan puso diberikan kepada petani yang gagal terdampak banjir sekitar akhir 2022 dan awal 2023. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holikultura Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpertan Pangan) Demak,

Hery Wuryanta mengatakan, di Demak terdapat 3.967 hektare sawah yang terdampak banjir.

"Puso Rp 8 juta per hektare, kita ada 191 kelompok dengan luasan 3.967 hektare, tinggal kalikan per hektare sekitar Rp 31,7 miliar," kata Hery ditemui di kantor Dinpertan Pangan Demak, Kamis (25/1/2024) dikutip Kompas.com.

"Demak penerima terbanyak setelah Pati, Pati paling banyak kita (Demak) nomor dua se-Jawa Tengah," imbuhnya.

Menurut Hery, sawah terdampak banjir tersebar di Kecamatan Dempet, Bonang, dan Kecamatan Karangtengah.

"Puso banjir, yang paling banyak Demak itu di Dempet sebelah timur, kemudian di Bonang, Karangtengah juga lumayan banyak," beber dia.

Untuk sementara, di Demak terdapat 24 kelompok tani yang sudah menerima bantuan. Rencananya penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap.

"Yang sudah 24 kelompok itu sudah masuk di rekening, tapi cuma belum diambil menunggu teman-teman biar serentak," katanya lagi. (rsy/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait