Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Whoosh Catat Lonjakan Penumpang Wisman 65 Persen pada Januari hingga Oktober 2025, Malaysia Terbanyak

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 20 Mei 2025 ini menunjukkan rangkaian kereta electric multiple unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Stasiun Padalarang di Padalarang, Provinsi Jawa Barat. (Foto: Xinhua/Xu Qin)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat kenaikan 65,3 persen jumlah warga negara asing (WNA) yang menggunakan kereta cepat Whoosh selama Januari-Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan ini menunjukkan kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut turut mendorong pertumbuhan pariwisata lokal.

Dalam 10 bulan terakhir, total WNA yang menggunakan kereta Whoosh mencapai 335.681 orang. Sehingga, sejak awal operasionalnya pada Oktober 2023, total penumpang WNA yang telah diangkut mencapai 600.958 orang.

Baca Juga : Prabowo Tanggung Jawab tapi Tak Setop Proses Hukum Whoosh

"Lonjakan penumpang asing menjadi bukti bahwa Whoosh tidak hanya berperan sebagai moda transportasi cepat, tetapi juga sebagai wajah baru pariwisata Indonesia di mata dunia. Wisatawan mancanegara (wisman) kini dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman antara Jakarta dan Bandung," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, dalam keterangannya.

Berdasarkan kewarganegaraan, mayoritas WNA yang menggunakan Whoosh berasal dari Malaysia dengan kontribusi sekitar 44 persen dari total yang sudah diangkut Whoosh. Empat negara utama lainnya antara lain, Singapura 11,4 persen, China 9 persen, Jepang 4,8 persen, dan Korea Selatan 3,3 persen.

Untuk menarik lebih banyak wisman menggunakan Whoosh, KCIC sedang dalam tahap finalisasi kerja sama dengan sejumlah mitra penjualan tiket secara daring yang memiliki jangkauan di Asia Tenggara dan wilayah global lainnya. Rencana ini ditargetkan dapat terealisasi pada awal tahun depan dan akan mempermudah pemesanan tiket Whoosh di berbagai negara.

Baca Juga : Begini Tanggapan Ignasius Jonan Soal Utang Whoosh usai Temui Prabowo  

Kerja sama dengan Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, serta pelaku industri wisata juga akan terus diperkuat guna mengembangkan potensi pariwisata di sepanjang jalur Whoosh.

KCIC juga telah meluncurkan program Boarding Pass True Value (BPTV) yang memberikan berbagai keuntungan gratis tiket masuk hingga diskon di sejumlah destinasi wisata di Bandung dan Jakarta bagi penumpang Whoosh. Program ini memberikan gratis tiket masuk dan potongan harga di 13 destinasi wisata, diskon di tiga restoran dan tujuh pilihan hotel di Bandung.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua