Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Waspada Covid-19 dan Mycoplasma Pneumonia, Warga Medan Dianjurkan Kembali Pakai Masker

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)

Waspada Covid-19 dan Mycoplasma Pneumonia, Warga Medan Dianjurkan Kembali Pakai Masker

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinas Kesehatan Kota Medan meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi peningkatan kasus Covid-19 dan temuan kasus mycoplasma pneumonia.

Baca Juga : Pasar Buah Berastagi Sepi Pembeli Sejak Covid-19

Khususnya untuk Covid-19, hal ini menyusul terjadinya penambahan jumlah kasus yang signifikan di negara tetangga, yakni Malaysia dan juga Singapura.

Baca Juga : Mengenang Kembali Kisah Pilu TPU Simalingkar, Tempat Pemakaman Para Korban Covid-19 di Medan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah mengatakan, karenanya masyarakat Medan diimbau meningkatkan kewaspadaannya dengan menganjurkan kembali memakai masker.

"Kita menganjurkan masyarakat supaya memakai masker dulu seperti yang dianjurkan Kementerian kita saat ini. Itu yang kita lakukan untuk kesiapsiagaan kita ini," katanya kepada wartawan, Kamis (7/12/2023).

Baca Juga : Mahasiswa UMTS KKN di Lapas Padangsidimpuan

Selain itu, dia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendataan ke rumah sakit yang ada di Medan untuk melihat apakah sudah ada masyarakat yang terpapar atau belum. Hal itu, sebutnya, tentunya dilakukan sambil berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi.

Baca Juga : Kasus ISPA di Medan Meningkat, DPRD Minta Pemerintah Tak Hanya Beri Imbauan

"Karena kalau ada kenaikan, tentunya akan ada protap yang dikeluarkan Kementerian dan Provinsi. Jadi kita akan lihat dan ikuti lah arahannya," jelasnya.

Sementara itu, untuk kasus Mycoplasma Pneumonia, Taufik mengakui, jika ada satu laporan yang mereka terima di Kota Medan. Namun penyakit yang menyerang anak-anak tersebut, bebernya, sebetulnya bukan merupakan suatu penyakit baru.

"Penyakit ini pemeriksaannya memang tergolong cukup mahal dan tidak ditanggung BPJS. Biasa yang terkena adalah umur balita," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan juga mengajak kembali masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap Covid-19.

"Peningkatan kewaspadaan, dengan kembali melaksanakan protokol kesehatan (Prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M)," ungkapnya, Rabu (6/12/2023).

Karenanya, lanjut dia, bila ada gejala-gejala Covid-19, diharapkan supaya segera memeriksakan diri ke sarana kesehatan terdekat.

"Bila yang bersangkutan sudah positif, segera melalukan isolasi mandiri, di bawah pengawasan petugas kesehatan," tegasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)