Nusantaraterkini.co, ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menyatakan, Pemerintah Aceh saat ini menyiapkan hunian sementara bagi masyarakat, sembari mematangkan langkah-langkah strategis untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.
Fadhlullah mengatakan, penyediaan hunian sementara tersebut menjadi solusi awal bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal layak, sambil menunggu kesiapan hunian permanen.
Pemerintah daerah, kata dia, menyadari keterbatasan yang ada, namun tetap berupaya memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat.
Baca Juga : Ketua Satgas Tito Karnavian Petakan Pemulihan Pascabencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
“Kondisi ini tidak mudah. Kami sedang menyiapkan semuanya secara bertahap karena kemampuan yang ada juga terbatas. Namun, pemerintah berupaya memberikan kelonggaran hidup agar masyarakat tetap bisa bertahan,” ujarrnya, Sabtu (10/1/2026).
Selain hunian sementara, Pemerintah Aceh juga menyiapkan bantuan ekonomi sebesar Rp15.000 per orang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi stimulus awal untuk menggerakkan perekonomian di tingkat bawah.
Menurutnya, meski nilai bantuan tersebut relatif kecil, penyalurannya diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap ada pergerakan ekonomi. Sekecil apa pun nilainya, yang penting masyarakat tetap bisa menjalani kehidupan dan ekonomi tetap tumbuh,” katanya.
Pemerintah Aceh memastikan kebijakan ini akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
