Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wabup Madina, Atika Akui Janji Politiknya Banyak Terlaksana, Tokoh Muda: Berhasil Bohongi Publik

Editor:  hendra
Reporter: MRA
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina, Saifullah - Atika ketika memberikan keterangan pers di Kantor KPU Madina, Rabu (28/8/2024).

nusantaraterkini.co, MADINA - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi mengaku janji politiknya telah banyak yang terlaksana dimasa jabatannya.

Pernyataan ini diungkapkan Atika Azmi Utammi, usai mendampingi Calon Bupati Madina, H. Saifullah Nasution di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina pada Rabu (28/8/2024) sore. 

Pernyataan Atika ini, merupakan jawaban dari pertanyaan rekan-rekan wartawan terhadap dirinya yang maju kembali sebagai Calon Wakil Bupati Madina dalam Pilkada 2024 ini.

Baca Juga : Diduga Terkait Stunting, Wakil Bupati Madina Hadiri Undangan Kejati Sumut

"Sudah banyak yang terealisasi. Nanti kita akan ekspose," jawabnya singkat.

Namun sayangnya, penyataan Atika ini tak serta merta diaminkan oleh salah seorang tokoh muda Madina, Wadih Al-Rasyid. Menurut lelaki asli Panyabungan Selatan ini, Atika hanya lihai dalam beretorika. Namun praktek dan kenyataannya tidak ada. 

"Mana saja yang terealisasi. Apakah ada Pemkab memberikan beasiswa kepada guru-guru ke jenjang S-2. Apakah harga kopi para petani Mandailing sudah Rp 400.000,- per kilonya? Apakah penegakan hukum di Madina khususnya korupsi, kolusi dan nepotisme sudah diberantas? Nol besar jawaban, alias tak ada," tegas Wadih kepada media ini, Sabtu (30/8/2024) di Panyabungan. 

Baca Juga : Wabup Madina Tak Pakai Helm saat Motoran, Wadih Al-Rasyid: Contoh Pimpinan yang Buruk, Tak Tertib Lalu Lintas

Aktivis HMI ini menjelaskan, sebaiknya Atika berkata jujur. Setidaknya dirinya sebagai Wakil Bupati Madina periode 2020-2024 sudah cukup berhasil. Khususnya berhasil dalam membohongi publik Madina. 

"Mana itu monumen Jendral Besar AH. Nasution. Mana itu monumen kopi. Sudah lah Bu, apa adanya saja. Jika memang terganjal perihal anggaran untuk melaksanakan program dan visi misi yang lalu, akui saja. Jangan merasa semua janji politik pasangan SUKA banyak yang sudah terealisasi," jelas Wadih.

Bahkan, founder Madina Care ini pun menyatakan, Atika Azmi Utammi sudah mengkhianati masyarakat Madina. Khususnya masyarakat pantai barat. Hal ini terbukti dengan adanya kontrak politik yang ditandatangani oleh pasangan Sukhairi - Atika ketika itu demi meraup kemenangan.

Baca Juga : Pinca BRI Panyabungan Kunjungi Kapolres Madina, Pererat Sinergi Antar instansi

"Kontrak politik mereka masih tersimpan. Jejak digital itu kejam. Jadi baiknya sampaikan dengan jujur, arif, dan bijaksana. Hari ini masyarakat Madina sudah tak mudah dibohongi dengan janji-janji manis," tegasnya.

(MRA/nusantaraterkini.co)