Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Usai HUT RI di IKN, Pj Gubernur Akmal Ingin Kaltim Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah dan Timur Indonesia

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Khairul Arief
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden RI Jokowi bersama Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik di depan Istana Garuda saat pertemuan kepala daerah seluruh Indonesia, waktu lalu./Ist

Nusantaraterkini.co, KALTIM - Usai memperingatin Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Provinsi Kalimantan Timur menegaskan posisi strategis menjadi bagian integral dari Ibu Kota Nusantara (IKN) yang merupakan ibu kota baru Indonesia. 

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Senin (19/8/2024) menyampaikan, Kaltim menjadi motor penggerak dalam pembangunan Nusantara baru, seiring dengan kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) di wilayah Kalimantan Timur.

Dia menekankan pentingnya peran Kaltim dalam mewujudkan tema HUT RI Ke-79, yaitu "Nusantara Baru, Indonesia Maju".

Baca Juga : Pemprov Kaltim Siapkan 13 Bus Bawa Kepala Daerah ke IKN, Telat Ditinggal

Lanjut Akmal, bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara di Kaltim akan menjadi pusat pertumbuhan baru yang signifikan, terutama bagi wilayah tengah dan timur Indonesia.

"Kita sudah merasakan dampaknya melalui pertumbuhan ekonomi yang semakin signifikan," kata Akmal.

"Harapan kita, bagaimana Kaltim dapat menjadi penggerak ekonomi di wilayah tengah dan timur Indonesia, sehingga bisa setara dengan wilayah Pulau Jawa," ungkapnya. 

Baca Juga : Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Sambut Sejumlah Menteri KIM di Balikpapan

Sebelumnya Presiden Jokowi memberikan pujian kepada Pj Gubenur Kaltim Akmal Malik atas usulan agar dilakukan rapat koordinasi (rakor) semua kementerian di IKN setiap minggu. 

"Jadi, jika saat ini terdapat 34 kementerian di pusat, maka dalam satu tahun akan ada 34 kali rakor di IKN" kata Akmal saat mengusulkan kepada presiden pada pertemuan kepala daerah seluruh Indonesia.

Mendengar usulan tersebut, Presiden Jokowi tersenyum dan menyebutnya sebagai gagasan yang cerdas. 

"Itu gagasan bagus," puji Presiden.

(cw6/nmusantaraterkini.co)