Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Trump Disorot Usai Unggah Foto Bergaya Yesus, Enggan Minta Maaf ke Paus Leo XIV

Trump tuai kontroversi usai unggah foto mirip Yesus berbasis AI. Ia menolak minta maaf ke Paus Leo XIV di tengah konflik soal Iran.

Presiden AS Donald Trump di layar dan gambar yang dihasilkan AI yang ia unggah di platform Truth Social miliknya, yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus setelah mengkritik Paus Leo XIV. (Foto: Mandel Ngan / AFP)
Presiden AS Donald Trump di layar dan gambar yang dihasilkan AI yang ia unggah di platform Truth Social miliknya, yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus setelah mengkritik Paus Leo XIV. (Foto: Mandel Ngan / AFP)
A A

Nusantaraterkini.co, AMERIKA - Donald kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus Kristus. Unggahan tersebut sempat muncul di platform sebelum akhirnya dihapus pada Senin (13/4/2026).

Kontroversi ini terjadi di tengah memanasnya hubungan Trump dengan , yang sebelumnya melontarkan kritik terhadap keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Iran-Israel yang dinilai tidak manusiawi.

Dalam gambar tersebut, terlihat mengenakan jubah putih dan mengangkat tangan seolah sedang menyembuhkan seseorang. Latar belakangnya menampilkan simbol-simbol khas Amerika seperti Patung Liberty dan pesawat tempur.

Unggahan ini langsung menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk kalangan religius konservatif yang selama ini dikenal sebagai basis pendukung Trump. Mereka menilai visual tersebut tidak pantas dan berpotensi menyinggung nilai-nilai keagamaan.

Trump membantah bahwa gambar itu dimaksudkan sebagai representasi Yesus. Ia menyebut dirinya hanya digambarkan sebagai sosok “penyembuh”, bukan figur religius.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai elemen visual dalam gambar tersebut sangat identik dengan ikonografi Yesus sebagai penyembuh, termasuk penggunaan cahaya yang kerap diasosiasikan dengan simbol keilahian.

Di tengah polemik yang berkembang, Trump juga menegaskan tidak akan menyampaikan permintaan maaf kepada . Ia bahkan menyebut sang Paus keliru dalam menilai kebijakan Amerika terkait Iran.

Sebelumnya, Trump juga sempat melontarkan kritik keras kepada Paus Leo dengan menyebutnya lemah dalam menghadapi kejahatan dan kurang tepat dalam urusan kebijakan luar negeri.

Menanggapi hal itu, Paus Leo XIV menyatakan tidak gentar terhadap tekanan politik dan tetap pada pendiriannya menolak perang. Pernyataan tersebut disampaikannya saat perjalanan apostolik menuju Aljazair.

Ketegangan ini semakin memperlebar jarak hubungan antara Trump dan , terutama dalam isu konflik Iran dan kebijakan global lainnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait