Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tragedi Wang Fuk Court: Hong Kong Didera Kebakaran Terdahsyat, Tujuh Pekerja Wanita Indonesia Meninggal

Kebakaran dahsyat di Wang Fuk Court Hong Kong menewaskan tujuh PMI dan puluhan lainnya belum terkonfirmasi.

Kebakaran melanda permukiman Wang Fuk Court di Tai Po. Insiden yang dimulai pada Rabu (26/11/2025).(foto:istomewa)
Kebakaran melanda permukiman Wang Fuk Court di Tai Po. Insiden yang dimulai pada Rabu (26/11/2025).(foto:istomewa)
A A

Nusantaraterkini.co,HONGKONGHong Kong saat ini diliputi kabut kesedihan dan kepanikan setelah tragedi kebakaran paling mematikan dalam sejarah modernnya melanda permukiman di . Insiden yang dimulai pada Rabu (26/11/2025) menyebabkan korban 128 jiwa, sementara 79 orang lainnya berjuang melawan luka serius di 15 rumah sakit di seluruh wilayah.

Namun, di tengah krisis ini, fokus utama tertuju pada upaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong untuk menemukan dan mengonfirmasi nasib puluhan Pekerja Migran Indonesia () yang menjadi penghuni kompleks tersebut.

Baca Juga : Bangkai Kapal Nelayan yang Terbakar di Laut Banda Ditemukan, 11 ABK Belum Juga Ditemukan 

โ€‹Konfirmasi resmi datang membawa duka mendalam bagi komunitas . Berdasarkan koordinasi dengan Hong Kong Police Force (HKPF), KJRI memastikan bahwa tragedi ini telah merenggut nyawa tujuh Warga Negara Indonesia. Seluruh korban yang meninggal dunia adalah perempuan yang bekerja di sektor domestik.

secara resmi menyatakan, total 7 orang WNI dipastikan meninggal dunia dalam peristiwa duka ini, dan seluruhnya adalah perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik. Selain korban jiwa, ada sedikit kabar baik.


"Satu lain sedang dirawat namun dalam kondisi stabil dan menunggu pemulihan," sebut keterangan dari , seperti dilansir RMOL, Sabtu (29/11/2025).

โ€‹Skala musibah bagi WNI sangat besar, mengingat data menunjukkan sekitar 140 PMI diperkirakan bekerja di . Hingga Jumat malam, hanya 61 orang—termasuk tujuh korban jiwa—yang berhasil diverifikasi keberadaan dan kondisinya. Ini berarti, sebanyak 79 PMI lainnya masih belum terkonfirmasi, memicu mobilisasi besar-besaran dari tim KJRI yang berpacu dengan waktu untuk memverifikasi dan menjangkau setiap WNI yang berpotensi menjadi korban.

Baca Juga : Kebakaran 10 Rumah di Karang Berombak, Warga Ngaku Sempat Dengar Suara Ledakan Petasan 

โ€‹Sejak Kamis pagi, tim tanggap darurat KJRI telah dikirim langsung ke lokasi untuk membantu proses identifikasi dan menyediakan bantuan logistik mendesak, seperti makanan, minuman, dan perlengkapan kebersihan. Posko kedaruratan utama telah dibuka di gedung konsulat sejak Rabu malam dan diperluas dengan mendirikan posko lapangan di Tai Po Community pada Jumat pagi.

Upaya ini juga mencakup bantuan administratif krusial; posko tidak hanya menjaring informasi dari simpul masyarakat, tetapi juga memfasilitasi penerbitan ulang Paspor RI yang hilang bagi mereka yang dokumennya hangus atau hilang dalam kekacauan kebakaran.

Sementara pemerintah Hong Kong terus melanjutkan investigasi intensif untuk menentukan penyebab pasti kebakaran, kabar terakhir menyebutkan 11 orang telah ditahan dan didakwa atas tuntutan (pembunuhan tidak disengaja) terkait dengan tragedi ini.

(*/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait