Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Dua remaja perempuan berinisial SH (12) dan JH (11) menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pengendara motor misterius saat sedang berjalan santai usai salat Subuh di Jalan PNS Pemkot, Lorong Semangka, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (21/2/2026).
Aksi tak senonoh tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga setempat sekitar pukul 06.17 WIB. Dalam rekaman yang kini viral di media sosial, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam tanpa pelat nomor terlihat mengenakan jaket hitam dan helm kuning.
Baca Juga : Sesuai Komitmen Presiden, Pemerintah Didesak Seluruh Produsen Air Kemasan Diaudit
Pelaku sempat memutar balik kendaraannya sebelum mendekati dan melecehkan kedua korban yang saat itu sedang menikmati suasana pagi Ramadan.
Baca Juga : KAI Sumut dan Komunitas Divre 1 Railfans Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Atas KA
Ketua RT 28 setempat, Cris Mudio, mengonfirmasi bahwa para korban sedang berolahraga ringan sebelum insiden terjadi.
“Anak-anak ini habis salat Subuh dan berniat jalan santai karena suasana bulan puasa. Tiba-tiba pelaku melintas, melihat para korban, lalu memutar balik kendaraannya dan melakukan aksi pelecehan terhadap dua korban yang masih di bawah umur,” ujar Cris.
Baca Juga : Polda Sumsel Selidiki Video Viral Warga Palembang di Kamboja
Setelah melancarkan aksinya, pelaku yang berciri-ciri tegap tersebut langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan melarikan diri. Akibat peristiwa ini, kedua korban dilaporkan mengalami trauma psikologis yang mendalam.
Baca Juga : BP3MI Pastikan 15 WNI di Kamboja Aman Meski Masih Terkendala Dokumen
"Korban langsung berlari pulang dan melapor kepada orang tuanya. Saat ini kondisi psikologis mereka masih terguncang dan takut keluar rumah sendirian," katanya.
Pihak keluarga bersama pengurus RT setempat telah melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang. Polisi kini tengah mendalami rekaman CCTV tersebut untuk mengidentifikasi identitas pelaku.
Baca Juga : Polda Sumsel Gerebek Lokasi Galian C Ilegal, Sita 5 Alat Berat
“Kami sangat berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya. Kejadian ini sangat meresahkan masyarakat, dan kami ingin ada tindakan tegas agar tidak ada lagi anak-anak di lingkungan kami yang menjadi korban serupa,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
