Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

BMKG: Curah Hujan di Sebagian Wilayah Sumsel Meningkat Signifikan hingga Akhir Februari 2026

BMKG peringatkan curah hujan di Sumsel meningkat hingga akhir Februari 2026 akibat La Nina lemah dan aktifnya MJO.

Awan gelap menyelimuti Kot Palembang, Minggu (22/2/2026).(foto:tia/nusantaraterkini.co)
Awan gelap menyelimuti Kot Palembang, Minggu (22/2/2026).(foto:tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Stasiun Kelas I mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seiring masih aktifnya fenomena lemah. Pasalnya, kondisi ini memicu peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Sumsel hingga akhir Februari 2026.

Kondisi atmosfer saat ini menunjukkan indeks ENSO berada pada angka -0,4 yang menandakan fase La Nina lemah masih bertahan sebelum diprediksi bertransisi ke fase netral pada periode Maret mendatang. Dinamika ini, ditambah dengan aktifnya (MJO) di Samudera Hindia, secara signifikan mendorong pembentukan awan hujan yang meningkatkan risiko .

Kepala Stasiun Kelas I Sumsel, Wandayantolis menyampaikan jika distribusi hujan di wilayah ini masih cukup tinggi, terutama di kawasan barat dan selatan.

"Sebagian besar wilayah Sumsel diprediksi masih akan mengalami curah hujan kategori menengah. Meski ada potensi curah hujan menurun di beberapa titik, potensi kejadian cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai karena sifat hujan saat ini didominasi kategori normal hingga di atas normal," ujar Wandayantolis dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan data pantauan, curah hujan kategori tinggi berkisar 150–300 milimeter tercatat melanda wilayah , , OKU Timur, dan OKU Selatan. Sebaliknya, wilayah bagian timur laut dan sebagian OKI justru terpantau berada pada kategori rendah.

Ia menjelaskan aktifnya MJO fase 2 turut memberikan kontribusi besar pada peluang hujan lebih dari 70 persen di sejumlah daerah.

"MJO diprediksi bergerak menuju fase 3 hingga pertengahan dasarian ketiga Februari. Kondisi ini menyebabkan distribusi hujan masih akan terkonsentrasi di sejumlah wilayah dengan intensitas yang cukup masif," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG meminta warga untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala agar dapat memitigasi dampak bencana seperti banjir atau tanah longsor.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi . Warga diminta rutin memantau informasi terkini guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi secara mendadak di lingkungan masing-masing," pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait