Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Usai harta benda dan mata pencaharian habis tersapu banjir, seorang ibu penyintas korban banjir bandang di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara memberanikan diri berdagang di lokasi pengungsian.
Hal ini dilakukan Retnawati Tambunan, agar ekonomi keluarga pascabencana alam ini berangsur normal dan pulih seperti sediakala.
Retnawati rela berjuang dan berjualan untuk menormalkan kembali ekonomi keluarga mereka pasca sudah satu bulan dia berjualan di posko pengungsian.
Baca Juga : Kisah Penyintas Bencana di Tapteng: Gotong Royong Kumpulkan Batu untuk Menolak Relokasi
Dia pun mengaku tak ingin larut dalam kesedihan dan bertekad untuk kembali bangkit.
"Dari pada kita mikirin yang sudah habis, mending kita usaha kecil-kecilan," katanya kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga : 37 Ribu Hektare Lahan Sawah Terdampak Bencana di Sumut Direhabilitasi
Din posko ini, Retnawati berjualan beraneka cemilam gorengan, seperti goreng pisang hingga tahu isi.
Dia mengatakan, usahanya ini telah dilakoninya selama kurang lebih satu bulan terakhir.
(*/nusantaraterkini.co)
