Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bhayangkara FC Cukur Semen Padang 4-0: Tragedi di Lampung dan Rapuhnya Pertahanan Kabau Sirah ​

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Hasil memilukan harus diterima Semen Padang dalam lawatannya ke Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (24/2/2026) malam. (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coLAMPUNG-Hasil memilukan harus diterima Semen Padang dalam lawatannya ke Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (24/2/2026) malam. Menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC, tim kebanggaan urang awak ini terpaksa menelan pil pahit setelah digilas dengan skor telak 4-0. 

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin bagi Semen Padang, melainkan sebuah potret nyata dari rapuhnya koordinasi antarlini dan minimnya kreativitas serangan yang ditunjukkan sepanjang sembilan puluh menit pertandingan berjalan. Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Efendi E, Semen Padang tampak kesulitan mengembangkan permainan dan terus berada di bawah tekanan hebat tim tuan rumah.

Baca Juga : Bhayangkara FC Bungkam Malut United 2-1 di Ternate

​Malapetaka bagi Semen Padang dimulai ketika M Sidibe membuka keunggulan Bhayangkara FC melalui eksekusi penalti pada menit ke-28. Tertinggal satu gol seharusnya memicu respons cepat, namun yang terjadi justru keruntuhan disiplin pemain. 

Baca Juga : Persita Tangerang dan Bhayangkara FC Berbagi Poin di Kelapa Dua

Kartu kuning yang diterima Diarra B dan Giraldo J di pertengahan babak pertama menunjukkan rasa frustrasi yang mulai menjalar. Puncaknya, Diarra B harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-35. Bermain dengan sepuluh orang di sisa waktu pertandingan menjadi mimpi buruk yang tak terelakkan bagi strategi pelatih Semen Padang, yang akhirnya memaksa tim bermain lebih defensif tanpa arah yang jelas.

Memasuki babak kedua, dominasi Bhayangkara FC semakin tidak terbendung. R Matsumura menambah penderitaan Semen Padang melalui gol penalti kedua pada menit ke-50. DIsusul gol ketiga yang kembali dicetak oleh M Sidibe pada menit ke-58. 

Baca Juga : Jadwal Super League Malam Ini: Malut United Tantang Persija, Bhayangkara Siap Hadapi Semen Padang

Statistik pertandingan menunjukkan ketimpangan yang sangat mencolok, Semen Padang hanya mampu mencatatkan 41% penguasaan bola dan yang paling memprihatinkan adalah angka nol besar pada kolom tembakan ke arah gawang (shots on target). Tanpa adanya ancaman berarti ke gawang lawan, Semen Padang seolah hanya menunggu waktu hingga gol keempat bersarang di gawang mereka lewat aksi B Doumbia pada menit ke-74.

Baca Juga : Semen Padang FC Bangkit dari Ketertinggalan, Paksa Malut United Berbagi Poin 2-2 ​

Kegagalan total di Bandar Lampung ini menjadi sinyal merah bagi manajemen Semen Padang. Kekalahan 4-0 ini menggarisbawahi kelemahan fundamental dalam mengantisipasi serangan balik dan ketidakmampuan pemain dalam menjaga emosi di lapangan hijau. Dengan jumlah penonton mencapai 2.389 orang yang menyaksikan langsung dominasi tuan rumah, Semen Padang pulang dengan pekerjaan rumah yang sangat menumpuk. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Pertarungan Sengit Bhayangkara FC dan Persebaya Berakhir Sama Kuat di Lampung