Stasiun Bajalinggei, Jejak Sejarah dan Mobilitas Warga Perdesaan di Serdang Bedagai
Stasiun Bajalinggei bangkitkan mobilitas warga Serdang Bedagai, layani ribuan penumpang dan gerakkan ekonomi
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Stasiun Bajalinggei di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, menyimpan jejak panjang perkeretaapian di Sumatera Utara yang telah beroperasi sejak 5 Mei 1916.
Stasiun ini menjadi bagian dari jalur bersejarah yang menghubungkan Tebingtinggi dengan Pematangsiantar dan hingga kini konsisten melayani perjalanan masyarakat menggunakan kereta api.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut), Anwar Yuli Prastyo mengatakan, keberadaan stasiun di sepanjang jalur kereta api memiliki peran strategis dalam memperluas akses transportasi bagi masyarakat, termasuk di kawasan perdesaan.
"Kereta api memiliki peran penting dalam membuka akses mobilitas masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kawasan perdesaan. Melalui layanan yang terhubung dengan berbagai pusat aktivitas, KAI ingin memastikan kereta api dapat menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk mendukung perjalanan sehari-hari, baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun memenuhi kebutuhan lainnya," ujar Anwar, Minggu (1/11/2026).
Sejak dibuka kembali akses naik dan turun penumpang di stasiun ini pada 1 Februari 2025, antusiasme warga sekitar cukup tinggi. Hal itu tercatat sepanjang periode Januari hingga September 2026, di mana Stasiun Bajalinggei telah melayani 5.071 pelanggan yang naik dan turun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan signifikan mencapai 54 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang melayani 3.295 pelanggan.
Berdasarkan data publikasi Kecamatan Dolok Merawan dalam Angka yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Serdang Bedagai, Kecamatan Dolok Merawan memiliki total penduduk 19.489 jiwa. Jumlah penduduk tertingginya berada di Desa Dolok Merawan yang merupakan lokasi Stasiun Bajalinggei berada yakni sebanyak 5.750 jiwa atau sekitar 30 persen dari total penduduk kecamatan tersebut.
"Kehadiran stasiun dengan jangkauan mobilitas yang mudah terbukti menjadi daya tarik bagi warga untuk bermukim di sekitarnya. Alhasil, denyut perekonomian kawasan kian berkembang dan stasiun pun tumbuh sebagai penggerak ekonomi warga lokal," ujar Anwar.
Setiap harinya, Stasiun Bajalinggei disinggahi empat perjalanan KA Siantar Ekspres yang mengantarkan penumpang menuju Pematangsiantar maupun ke ibu kota Provinsi Sumut di Medan. Menariknya, dengan tarif terjangkau sebesar Rp22.000, masyarakat setempat juga dapat menjangkau pusat pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai di Sei Rampah yang terkoneksi langsung melalui Stasiun Rampah.
"KAI Divre I Sumatera Utara terus melakukan evaluasi atas operasional Stasiun Bajalinggei dalam perannya mendukung mobilitas masyarakat, agar lebih maksimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah setempat," tutup Anwar.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAGempa M4.2 Guncang Aceh Tengah, Sesar Sumatra Terdeteksi Picu Guncangan
Rozie Winata·25 menit yang lalu -
SUMUTStasiun Bajalinggei, Jejak Sejarah dan Mobilitas Warga Perdesaan di Serdang Bedagai
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALImigrasi Cegah Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi ke Luar Negeri
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSOmbudsman RI Ingatkan Polisi Soal Etika Penggeledahan Pesantren
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELPadamkan Karhutla di OKI dan Muara Enim, Empat Helikopter WB Dikerahkan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELBuka Gerai Ketiga, Gramedia Perluas Akses Literasi Warga Palembang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo Dorong Dunia Usaha Siapkan Pemimpin Masa Depan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Serap Aspirasi Warga Amplas Malam Hari
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan