Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sindir Mahfud MD Usai Sebut Tambang Ilegal Banyak Dibeking Aparat dan Pejabat, Fahri Hamzah: Dia Menkonya

Fahri mengatakan permasalahan itu menjadi urusan Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam)

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. (Foto: istimewa)
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. (Foto: istimewa)
A A

Sindir Usai Sebut Banyak Dibeking dan Pejabat, : Dia Menkonya

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora menyindir pernyataan yang menyebut banyak dibekingi oleh dan pejabat saat debat cawapres.

"Itu salahnya pak Mahfud semua. Dia Menko-nya. Kan dia nggak mengerjakan apa yang diomongkan," kata Fahri, Selasa (23/1/2024).

Fahri mengatakan permasalahan itu menjadi urusan Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini mempertanyakan sikap Mahfud MD yang mengeritik padahal sudah menjadi urusannya.

"Pak Mahfud nggak bisa ngeritik pemerintah di bidang Polkam itu urusannya dia. Kalau dia mau kan bilang 'saya keluar dari kabinet pak Jokowi' karena kabinet ini berengsek. Saya mau menegakan hukum tapi saya dihambat oleh presiden, ngomong gitu dong," tegasnya.

Fahri menegaskan tidak seharusnya Mahfud MD mengeritik pemerintah tapi masih menjadi Menkopolhukam. Apalagi, menurutnya, tambang ilegal menjadi urusan Kemenpolhukam.

"Kalau mau identitas kelamin jelas mesti begitu caranya. Ini nggak dia masih nikmati itu juga di dalam. Nggak boleh itu," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Mahfud MD menyebut banyak tambang ilegal dibeking oleh aparat dan pejabat saat membahas sumber daya alam (SDA) pada debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/1/2024) malam.

"Bahkan KPK seminggu lalu mengatakan untuk pertambangan di Indonesia itu banyak sekali yang ilegal dan itu dibeking oleh aparat-aparat dan pejabat. Itu masalahnya," kata Mahfud.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait