Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mahfud MD Kritik Pedas Rencana Presiden Prabowo Dirikan URI

Mahfud MD kritisi kebijakan Presiden Prabowo mendirikan URI karena dinilai abaikan prosedur Permendikbud

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD dalam podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (28/7/2026). (Foto: dok YouTube Mahfud MD Official)
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD dalam podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (28/7/2026). (Foto: dok YouTube Mahfud MD Official)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Pakar , mengkritik rencana pendirian () yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Menurutnya, proses pembentukan perguruan tinggi tersebut tidak mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Dalam pernyataannya, Mahfud bahkan menyampaikan kritik tersebut secara langsung kepada Subianto. 

Ia menegaskan, kritik yang disampaikannya merupakan pandangan akademis mengenai tata kelola .

"Pak maaf saya bukan londo ireng, tapi Bapak salah mendirikan ," kata Mahfud, dikutip dari kanal YouTube Official, Kamis (30/7/2026).

Menurut Mahfud MD, hal itu, karena untuk mendirikan universitas itu sudah ada Permendikbud Nomor 17 tahun 2014 dan Permendikbud Nomor 7 tahun 2020.

"Universitas itu didirikan dulu lembaganya, ini lembaganya belum ada langsung ditunjuk gubernurnya," jelasnya.

Mahfud MD melanjutkan, menurut kedua Permendikbud itu, setiap perguruan tinggi itu ada institut, akademik, sekolah tinggi dan universitas.

"Nah cara mendirikan itu tetap harus dari bawah, kalau yang negeri, dari bawah itu bagaimana, bentuk dulu studi kelayakan, universitas apa?," tanyanya.

Lalu disebutkan dalam Permendikbud, bahwa setiap universitas apabila memiliki 10 bidang ilmu, 6 di antaranya harus eksakta yang berdasarkan science teknologi. Sedangkan 4 sisanya adalah bidang ilmu sosial.

"Nah URI ini apa coba? fakultasnya apa, bidang ilmunya apa?," sebutnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait