Nusantaraterkini.co, BANYUASIN — Pemerintah Kabupaten Banyuasin menemukan produk makanan berupa mie basah dan kerupuk jangek yang positif mengandung boraks serta formalin. Temuan ini saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap jajanan buka puasa di Pasar Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Sabtu (21/2/2026).
Sidak yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Dari 20 sampel yang diuji di lokasi, petugas menemukan zat kimia berbahaya pada dua jenis produk tersebut meskipun para pedagang mengaku tidak mengetahui kandungan zat pada barang yang mereka ambil dari agen.
Baca Juga : KPPG Palembang Beri Tenggat Sebulan 55 SPPG di Sumsel untuk Lengkapi SLHS
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim menyampaikan jika pihaknya telah memerintahkan instansi terkait untuk menelusuri sumber agen guna memutus rantai peredaran bahan berbahaya tersebut.
Baca Juga : Tiga Hari Operasi ETLE Mobile, Satlantas Polrestabes Palembang Jaring 342 Pelanggar
"Dari sampel yang diambil, mie basah dan kerupuk jangek positif mengandung boraks dan formalin. Saya minta dinas terkait segera menelusuri ke agen agar produk ini tidak beredar kembali. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Palembang karena diduga produsen produk tersebut berada di wilayah mereka," ujar Erwin Ibrahim dalam keterangan tertulis yang diterima.
Erwin mengatakan sidak ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Banyuasin untuk memastikan pasokan makanan aman dikonsumsi warga. Pihaknya akan menggandeng Diskoperindag, Kejaksaan, hingga Polres Banyuasin untuk memberikan efek jera kepada produsen nakal.
Baca Juga : Masjid Agung Palembang Kini Pakai PLTS, Hemat Biaya Listrik hingga Rp24 Juta Per Tahun
"Langkah ini kami upayakan agar masyarakat tenang dalam menjalani ibadah puasa nanti. Kami tidak akan berhenti di sini, sidak serupa akan berlanjut ke pasar-pasar lain di wilayah Banyuasin untuk pengujian sampel lebih luas," katanya.
Baca Juga : 9 Korban Ledakan Gas Palembang Dijamin Penuh BPJS Kesehatan di RS Pelabuhan
Selain melakukan pengawasan terhadap zat berbahaya, dalam sidak tersebut Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga memantau pergerakan harga bahan pokok di pasar tradisional. Sejauh ini, otoritas setempat melaporkan bahwa harga pangan di tingkat pedagang masih cenderung stabil dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.
"Nanti akan dilakukan juga sidak di pasar-pasar lain di Banyuasin untuk mengambil sampel produk lainnya. Sedangkan untuk harga bahan pokok, sampai saat ini masih stabil," pungkasnya.
Baca Juga : BMKG : Sumsel Hujan Hingga Mei, Waspada Bencana Hidrometeorologi
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Gara-gara Urusan Asmara, Pelajar di Palembang Adu Jotos di Sekolah hingga Alami Kejang
