nusantaraterkini.co, BINJAI - Seribuan massa yang terdiri dari mahasiswa, driver ojek online (ojol) dan masyarakat geruduk kantor DPRD Binjai, Senin (1/9/2025).
Dalam aksi ini, mereka meminta bubarkan DPR. Aksi ini dilakukan buntut dari pernyataan sejumlah anggota DPR RI pasca pengumuman tunjangan dan gaji DPR RI yang mencapai Rp3 juta per hari.
Selain itu, aksi juga dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap tindakan Brimob yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang driver ojol akibat dilindas mobil taktis (rantis) saat unjuk rasa di Jakarta beberapa lalu.
Baca Juga : Terekam CCTV, Sepasang Kekasih Kompak Curi Sepeda Motor Mahasiswa UMA
"DPR bukan dewan perwakilan rakyat tapi dewan penipu rakyat. Menindas rakyat. Bubarkan DPR," teriak massa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada satu orang pun anggota DPRD Kota Binjai yang menemui massa.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Pemkab Tapsel Terkesan Biarkan Jalan Rusak di Desa Sibara-bara
